Diduga Nyolong Kayu, Anggota Pol PP Teracam Dipecat

EMPAT LAWANG, KS
Diduga terlibat mencuri kayu di Pulo Emass, oknum anggota Sat Pol PP Empat Lawang berinisial TZ terancam dipecat. Tak hanya sanksi itu, TZ pun diamankan di Polres Empat Lawang, guna mempertanggungjawabkan perbuatannya. “Awalnya itu informasi dari masyarakat, setelah di cek, benar ada bukti penebangan kayu di kawasan pulo emass,” tegas Kapolres Empat Lawang, AKBP Rantau Isnur Eka melalui Kasat Reskrim, AKP Nanang Supriatna, Rabu (18/11/2015).

Saat ini, kata Nanang, TZ sudah ditetapkan Sebagai tersangka, setalah pihaknya mendapatkan bukti seperti kayu, satu unit fuso, dan hasil dari pengecekan di Tempat Kejadian Perkara (TKP). “Waktu kami mengecek ke lokasi, tidak hanya TZ yang didapati, termasuk supir Fuso pengangkut kayu yang berinisal KSB juga , tetapi saat ini KSB hanya sebagai saksi karena dia hanya sebagai jasa angkutan,” ungkap Nanang.

Dilanjutkannya, pada saat itu pihaknya langsung berkoordinasi dengan Dinas Kehutanan Pertambangan dan Energi (Dishubtamben) dan Bagian Tata Pemerintahan (Tapem) Kabupaten Empat Lawang. “Setelah kita berkoordinasi dengan Dishubtamben dan Tapem, jelas kayu-kayu tersebut milik pemerintah Kabupaten Empat Lawang, dan untuk pohon yang sudah lebih dari 5 tahun ditanam sengaja tidak ditebang,” katanya.

Akibat ulahnya itu, TZ bakal berbenturan dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman penjara paling lama lima tahun penjara.

Sementara itu Kasatpol PP Madani mengungkapkan dirinya belum mengetahui ada anggotanya yang ditahan oleh pihak polisi. “Saya baru tahu sekarang, benar kalau TZ itu anggota Satpol PP Empat Lawang. Seyogyanya anggota Satpol PP itu sebagai penegak Perda bukan malah melakukan perbuatan yang memalukan Satpol PP,” tegas Madani.

Disinggung mengenai pemecatan anggota tersebut, Madani mengungkapkan, dirinya harus menunggu intruksi langsung dari Sekda Empat Lawang.”Coba tanya dengan Sekda terlebih dahulu, jika beliau mengintruksikan untuk diberhentikan anggota tersebut, jelas langsung kami berhentikan,”tukasnya.

TEKS : SAUKANI

EDITOR : IMRON SUPRIYADI




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *