Ternyata, Sudah 9 Tahun PT TBL Garap Lahan Warga Transmigrasi Banyuasin

BANYUASIN, KS

Lahan warga Desa Perambahan Baru, Kecamatan Banyuasin I, Kabupaten Banyuasin seluas 600 Hektar ternyata telah digarap PT Tunas Baru Lampung (TBL) sejak 2006 lalu.

Setelah sembilan tahun dikelola perusahaan perkebunan sawit itu, Kementerian Desa, Pembangunan Desa Tertinggal dan Transmigrasi akhirnya meninjau langsung lokasi lahan transmigrasi yang kini dilanda konflik.

303346-12125501102015@output_lwfZFbLahan transmigrasi seluas 600 hektare lebih yang tempati 300 kepala keluarga hingga kini belum dapat dikelola secara maksimal warga transmigran asal Ngawi dan Sumsel.

Sebab, lahan tersebut telah digunakan PT TBL yang merupakan perusahaan perkebunan sawit sejak 2007 lalu. Marjono, kasubdit advokasi pertanahan, kementrian desa PDP dan transmigrasi menjelaskan, pihaknya sengaja mendatangi lokasi transmigrasi yang sejak 2007 lalu dilanda konflik dengan transmigran.

“Kita menginventarisasi dan mengumpulkan data. Nanti kita kongkretkan data lahan dari BPN, Pemkab dan Pemprov Sumsel, dimana sebenarnya kawasan dan lahan milik transmigrasi dan lahan perusahaan,” kata Marjono, Kamis (12/11).

Dia mengungkapkan, setelah melakukan inventarisasi kawasan pihaknya akan berkoordinasi dengan PT TBL untuk dicocokkan antara kawasan milik transmigrasi dan milik perusahaan.

“Kita akan koordinasi dengan PT TBL. Kita akan sampaikan hasilnya pada warga. Supaya lebih tenang, proses ini tidak mudah dan kita perlu cari formula yang tepat. Jangan sampai tejadi konflik kecil,” jelasnya.

Pantauan Rakyat Merdeka Online Sumsel, selama pelaksanaan peninjauan, ratusan masyarakat setempat sejak pagi telah berkumpul di balai desa. Mereka ingin agar pihak kementrian, untuk menyaksikan sendiri keberadaan mereka yang kehilangan lahan.

Ketika melakukan peninjauan lokasi, sempat terjadi ketegangan antara perwakilan warga dengan utusan pihak perusahaan PT TBL. Untungnya ketegangan tersebut tidak sampai terjadi bentrok ketika warga memasang patok atau tanda yang menjadi lahan transmigrasi.

TEKS : RMOLSUMSEL.COM




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *