Akibat Terlibat Korupsi, Empat PNS Bakal Dipecat Tidak Hormat

EMPAT LAWANG, KS
Empat Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kabupaten Empat Lawang, bakal dipecat dengan tidak hormat. Bahkan, surat perintah dari BKN Regional VII Palembang, sudah diterima Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Empat Lawang, pertengahan Oktober lalu. Hal ini terkait dengan dugaan keterlibatan 4 oknum PNS berinisial MA, MS, AY dan YY. MA dan MS, dalam kasus korupsi di DPRD Empat Lawang.

Akan tetapi, SK pemecatan dengan tidak hormat tersebut belum bisa dikeluarkan, karena BKD Empat Lawang masih harus berkoordinasi dengan BKN dan Bapeg di Jakarta.

Kepala BKD Empat Lawang, Hamdan saat dikonfirmasi, membenarkan adanya surat dari BKN Regional VII Palembang, yang ditujukan ke Bupati Lampat Lawang. Adapun surat BKN dimaksud, merupakan tindak lanjut dari surat Pengadilan Negeri (PN) Palembang, terkait hasil putusan kasus yang dialami oleh keempat PNS tersebut. Inti dari surat ini, agar Bupati Empat Lawang mengeluarkan SK Pemecetan dengan tidak hormat, terhadap keempat PNS yang sedang dan sudah menjalani hukuman.

“Selain surat keputusan pengadilan negeri Palembang, ada pula dasar lainnya seperti pasal 87 ayat 4 huruf B Undang-Undang Nomor 5 tahun 2014, tentang Aparatur Sipil Negara (ASN), Pasal 9 Huruf A, Peraturan Pemerintah Nomor 32 tahun 1979, tentang pemberhentian PNS,” ungkap Hamdan, kemarin.

Saat ini, kata Hamdan, beberapa pejabat BKD Empat Lawang sedang melakukan koordinasi ke BKN Regional VII Palembang serta Bapeg di Jakarta. Tujuannya, untuk memastikan langkah apa yang segera diambil BKD Empat Lawang, agar tidak menjadi masalah di kemudian hari setelah diterbitkannya SK pemecetan terhadap PNS dimaksud.

“Sebelum SK nya keluar, harus dipelajari dulu mekanismenya. Masalah seperti ini tidak boleh gegabah, karena menyangkut nama baik dan pekerjaan seseorang sebagai PNS,” imbuhnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun koran ini, keempat PNS yang terancam dipecat secara tidak hormat, masing-masing berinisial MA, MS, AY dan YY. MA dan MS, terlibat kasus korupsi di DPRD Empat Lawang. Sedangkan AY, terlibat kasus korupsi saat masih bekerja di Kabupaten Lahat. Sementara YY, terlibat kasus korupsi percetakan sawah di Kecamatan Paiker, Empat Lawang.

TEKS : SAUKANI 
EDITOR : IMRON SUPRIYADI

 

 




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *