Memalukan, Gara-Gara Utang Kantor Panwaslu Muratara Disegel

MURATARA, KS

Ada ada saja kejadian memalukan yang mengirngi penyelenggara Pemilukada 2015 di Musirawas Utara (Muratara). Gara-gara hutang, Kantor Panwaslu Muratara kemarin disegel.

Kantor ini disegel karena Panwaslu tidak membayar hutang konsumsi, pemilik warung makan Jasa Ibu di Kecamatan Muara Rupit, Kabupaten Muratara menyegel kantor Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu).

Kejadian ini terjadi Senin (12/10/2015) sekitar pukul 13.00 WIB. Hj Nuraini pemilik rumah makan tersebut menyegel kantor Panwaslu Muratara mengunakan gembok dan rantai besi.

Menurut Hj Nuraini, penyegelan kantor Panwaslu tersebut merupakan buntut kekesalannya terhadap pihak Panwaslu Muratara karena tidak mendapat kejelasan terkait masalah hutang senilai Rp28 juta.

“Saya hanya ingin meminta kejelasan dari ketua Panwaslu untuk membayar hutang. Sudah lima kali Panwaslu ditagih selalu mengulur-ngulur waktu,” keluhnya.

Hj Nuraini menuturkan akibat banyaknya hutang dari Panwaslu ini, usaha rumah makan yang ia kelola terancam bangkrut alias ‘gulung tikar’ karena modal untuk usaha menjadi tertahan dan tidak berputar.

“Itu hutang kosumsi, rokok, makan, minum dan yang lainnya. Mereka ambil semenjak Panwaslu berdiri sekitar 5 bulan yang lalu sampai sekarang tidak dibayar,” terangnya.

Pemilik rumah makan ini, hanya meminta kejelasan terhadap Panwaslu Muratara, kapan akan membayar hutang tersebut. Namun lantaran tidak menerima kejelasan, kekecewaan ini langsung dilampiaskan dengan. Bentuk penyegelan sepihak.

TEKS : SRI PRADES

EDITOR : IMRON SUPRIYADI




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *