Hujan Belum Turun, Masyarakat Lawang Kidul Harus Instrospeksi

TANJUNG ENIM, KS

Ratusan masyarakat yang terdiri dari PNS, tokoh masyarakat, alim ulama, tokoh pemuda dan ratusan pelajar di Kecamatan Lawang Kidul, Kamis (17/9/2015) menggelar sholat Istisqa. Mereka memanjatkan doa agar turun hujan dan terhindar dari bencana kebakaran lahan maupun hutan yang beberapa hari ini sering terjadi.

Shalat Istisqo dilaksanakan di halaman Kantor Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan (Sumsel). Dihadiri unsur Tripika dan PNS di Kecamatan Lawang Kidul. Setelah shalat diisi ceramah agama oleh Ustad Tulus, S.Pd.I dari Kantor Urusan Agama (KUA) Lawang Kidul. Bertindak sebagai Imam dilaksanakan oleh Ustad Endri Suburdin, S.Ag.

Dalam khutbahnya, Ustad Tulus mengatakan, shalat Istisqa dianjurkan sebagai permintaan turun hujan. Mengingat, menurut dia saat ini di wilayah Kecamatan Lawang Kidul sudah beberapa bulan ini tidak turun hujan. Kemudian, musim kemarau ini juga telah menyebabkan bencana kebakaran lahan dan hutan.

“Intinya shalat Istisqo ini kita minta hujan. Kita ini sedang mendapat ujian dari Allah SWT, bukan sebagai azab. Kita harus introspeksi diri jika banyak kesalahan, maksiat. Mari kita kembali ke fitrah untuk ibadah,” tegasnya Ustadz Tulus.

Sementara itu, Camat Lawang Kidul, Drs Asarli Manudin M.Si, disampaikan oleh Kepala Urusan Agama (KUA), Andry Agusty, S.Hi mengatakan, kegiatan shalat Istisqa merupakan instruksi langsung dari Bupati Muara Enim, Ir.H.Muzakir Sai Sohar untuk dilaksanakan di setiap Kecamatan pada hari Kamis (17/9/2015).

“Kegiatan ini serentak dilaksanakan di setiap kecamatan di Kabupaten Muara Enim. Tujuannya untuk meminta hujan dengan berdoa bersama,” kata Andri.

Ia menghimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya di Kecamatan Lawang Kidul untuk tidak membakar lahan dan hutan. Dirinya juga melarang warga membuka lahan dengan cara dibakar. Sebab hal ini melanggar peraturan perundangan yang berlaku. “Kita juga ingatkan kepada masyarakat agar tidak terbiasa membakar lahan ataupun hutan untuk membuka lahan baru,” katanya.

TEKS / FOTO : HENDRO ALDO IRAWAN – REPORTER RGBA FM

EDITOR : IMRON SUPRIYADI 




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *