Pencuri Sepeda Motor di Tanjung Enim Nyaris Tewas di Hajar Warga

TANJUNG ENIM, KS

Apes, itulah yang  kini menimpa Sono Bin Ahmad (31), pelaku Pencurian Kendaraan Bermotor (curanmor).‎ Pria yang bekerja sebagai buruh ini adalah kampung  I Desa Sleman Kecamatan Tanjung Agung, Kabupaten Muara Enim. Dan kini ia meringkuk di penjara.

Niat hati ingin mendapatkan  uang dengan gampang dan praktis, namun justru mengambil jalan pintas. Pelaku  lebih memilih mencuri sepeda motor milik Misdianto bin Sukri, (27 warga Jalan Baturaja No.242 Talang Gabus Kelurahan Pasar Tanjung Enim Kecamatan Lawang Kidul Kabupaten Muaraenim.

Akibat ulahnya pelaku mendapat bogem mentah dari massa yang sudah terlanjur jengkel dan emosi terhadap maraknya kejadian kehilangan dan perampasan kendaraan motor yang sering terjadi di wilayah hukum Polsek Lawang Kidul akhir-akhir ini.

Peristiwa ini terjadi pada Hari Selasa (15/9/2015). Sekitar pukul 19.30 WIB, sepeda motor milik korban jenis bebek Yamaha Merk Yupiter Z dengan Nopol BG.3146 OM tengah terparkir di halaman depan rumah.

Ketika dijumpai di Posek Lawang Kidul, Rabu siang (16/9/2015) korban menjelaskan, saat itu korban bersama istrinya, Irma Daniati (24) sedang mengajar les privat siswa SD di Lawang Kidul. Kemudian Riska (9), adik ipar korban saat itu sedang keluar rumah.  Tak sangka, Riska melihat pelaku sedang mencoba menghidupkan mesin sepeda motor korban. Sontak saja Riska langsung kembali masuk ke rumah dan memberitahu hal itu kepada korban.  Mendapatkan laporan itu, korban bergegas keluar rumah dan sempat menegur pelaku.

Korban Misdianto bin Sukri, (27) warga Jln Baturaja No.242 Talang Gabus Kel.Pasar Tanjung Enim ketika di Mapolsek Lawang Kidul, Rabu (16/9/2015) (Foto : Dok.KS/Aldo)

Korban Misdianto bin Sukri, (27) warga Jln Baturaja No.242 Talang Gabus Kel.Pasar Tanjung Enim ketika di Mapolsek Lawang Kidul, Rabu (16/9/2015) (Foto : Dok.KS/Aldo)

“Begitu keluar saya sempat bertanya : eh mas mau diapakan motor saya itu? Rupaya dia tidak mau dengar omongan saya. Entah saya tidak tahu, kenapa tidak mendengar saya. Mungkin dia tyuli. Saya kemudian menyenggol bahunya. Saat itu dia baru sadar dan noleh ke arah saya. Saat itu dia langsung belari dan saya berteriak : maling! maling! Warga kemudian ikut mengejar dia,” ujarnya.

Mendengar teriakan korban, warga seketika berhambur dan mengejar pelaku. Pelaku kemudian sekuat tenaga berlari mencoba menyelamatkan diri. Namun warga tak kalah sigap. Pengejaran berakhir di depan SD Negeri 20/Persit. Tak ayal lagi, pelaku saat itu menjadi bulan-bulanan warga hingga babak belur.  Pelaku nyaris tewas, bila tidak segera di amankan anggota Polsek Lawang Kidul yang tengah berpatroli rutin kali itu.‎

Warga kemudian menyeret pelaku sampai di depan Masjid Assa’addah Pasar Tanjung Enim. Tanpa ampun, warga masih terus menghajar pelaku, hingga aparat polisi datang di TKP. Pelaku yang sudah babak belur itu akhirnya diamankan di Polsek Lawang Kidul berikut Barang Bukti (BB) 2 kunci liter T dan sepeda motor milik korban.

Kapolsek Lawang Kidul, AKP. Herli Setiawan SH,MH ketika di jumpai di ruang kerjanya, Rabu (16/9/2015), membenarkan kejadian tersebut. Menurut Kapolsek, Tersangka 363 KUHP ini saat ini tengah di amankan di sel Mapolsek Lawang Kidul, guna di lakukan penyelidikan lebih lanjut. “Ya apakah tersangka dalam melancarkan aksinya sendirian atau mungkin bersama rekan yang lain, ini masih akan terus  kita kembangkan,” ujar Herli.

TEKS / FOTO : HENDRO ALDO IRAWAN – REPORTER RGBA FM

EDITOR : IMRON SUPRIYADI




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *