Akibat Kemarau, Cikungunya Hantui Warga Empat Lawang

EMPAT LAWANG, KS
Musim kemarau sangat berpengaruh terhadap masyarakat. Selain mengalami kekurangan air, masyarakat tengah terserang beberapa penyakit. Diantaranya ISPA. Dan kini serangan yang Chikungunya.

Warga Tanjung Beringin Lama Tebing Tinggi, Adi mengatakan, beberapa warga di tempat tinggalnya tengah terserang penyakit Chikungunya. Hal ini diketahui setelah dirinya berobat ke tempat pengobatan praktik di salah satu petugas kesehatan di Tebing Tinggi.

Selanjutnya pihak media menjelaskan, dirinya terkena serangan Chikungunya.  “Saya juga baru tahu, kalau ini yang namanya sakit Chikungunya, sangat melelahkan badan,” kata Adi.

Adi mengatakan, rekan-rekan tetangganya juga mengalami sakit yang sama. Namun sepertinya tidak secara berbarengan, akan tetapi kelang waktunya hampir tak berjauhan. “Sepertinya penyakit ini menular ya, karena hampir secara bergiliran tetangga di Tanjung Beringin,” imbuhnya.

Hal senada juga dikatakan Ragil (36) warga yang tinggal tak jauh dengan Adi. Ragil menambahkan, dirinya berharap kepada pemerintah untuk segera mengambil tindakan cepat. Baik itu melakukan fogging, atau upaya cepat lainnya. “Kalau bisa dalam waktu dekat ini dilakukan fogging, supaya tidak memakan korban yang lebih banyak lagi,” imbuhnya.

Permintaan yang serupa juga diutarakan Parlin warga Tanjung Beringin Baru. Lantaran beberapa anggota masyarakat tak lain adalah tetangganya telah positif Chikungunya. “Badan bentol merah-merah, demam, juga terasa cepat lelah. Ini harus dilakukan fogging, biar tidak menyebar kemana-mana,” pintanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Empat Lawang, M Taufik mengatakan, Chikungunya adalah penyakit sejenis demam yang disebabkan alphavirus yang disebarkan oleh gigitan nyamuk dari Aedes aegypti. Penderita juga merasakan nyeri pada persendian terutama sendi lutut, pergelangan, jari kaki dan tangan serta tulang belakang yang disertai ruam (kumpulan bintik-bintik kemerahan). Pihaknya dalam waktu dekat akan berkoordinasi dengan setiap Puskesmas dan meninjau langsung lokasi penyebaran virus Chikungunya ini.

“Nanti kita tinjau ke lapangan, dan melakukan fogging,”ujar Taufik menghimbau, warga Empat Lawang turut berperan menjaga lingkungan. “Yang paling penting, program 3M kebersihkan diri dan lingkungan harus diutamakan,” tukasnya.

TEKS : SAUKANI

EDITOR : IMRON SUPRIYADI




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *