Ponpes Butuh Dana, Formalakita Tanjung Enim Terpaksa Turun ke Jalan

TANJUNG ENIM, KS

Meski berada di lingkungan perusahaan kelas nasional, (PTBA, PT.PAMA, PT Bukit Kendi, PT.Sumber Mitra JayaSMJ dan lainnya), namun potret buram kepedulian terhadap pendidikan di Tanjung Enim masih terjadi.

Faktanya, sejumlah anak muda yang tergabung dalam Forum Masyarakat Pencinta Alam Lawang Kidul-Tanjung Agung (Formalakita), terpaksa harus turun ke jalan. Tujuannya mengumpulkan dana demi keberlangsungan proses pendidikan di lembaga agama di Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Musyaffa Zainul Ulum, yang terletak di Desa Tegal Rejo RT 2 Tanjung Enim Kabupaten Muara Enim.

Sebagai bentuk solidaritas mereka terhadap upaya penggalan dana itu, pekan silam (Ahad, 13/9/2015) sejumlah santri mengedarkan kardus di jalanan. Mereka berdiri di simpang empat

Monumen Perjuangan Rakyat (Monpera) atau Simpang Muhammadiyah Tanjung Enim.‎ “Aksi ini untuk pembangunan ruang belajar dan pondok inap anak didik Ponpes Al-Musyaffa,” ujar Zainul pimpinan Ponpes.

Mereka melakukan orasi dan membawa kardus yang bertuliskan “Penggalangan Dana Pembangunan Pondok Pesantren Al Musyaffa Zainul Uluum Desa Tegal Rejo RT 2 Tanjung Enim ” dan berdiri di sisi kanan dan kiri badan jalan. Mereka membawa kardus kepada setiap pengguna jalan yang melintas, baik roda empat dan dua.

Personil Formalakita sedang menggalang dana untuk Pondok Pesantren (Foto : DOk.KS/Aldo)

Personil Formalakita sedang menggalang dana untuk Pondok Pesantren (Foto : DOk.KS/Aldo)

Koordinator penggalangan dana dari Formapalakita, Anjar Widodo kepada Hendro Aldo Irawan, Reporter RGBA FM (14/9/2015) mengatakan, aksi solidaritas tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian.

“Ya diharapkan rasa kepedulian masyarakat untuk pendidikan dan rasa tanggung jawab bukan hanya guru, namun masyarakat juga ikut berperan penting untuk anak yatim  piatu, anak-anak dari keluarga tidak mampu agar bisa mengenyam pendidikan setinggi – tingginya dan mempunyai akhlak yang mulia sebagai generasi penerus,” ujarnya.‎

Selain itu, Ifan tim penggalangan dana Formapalakita menambahkan, aksi penggalangan dana ini di lakukan hanya satu hari, mulai dari pukul 08.00-14.00 WIB. Menurutnya, teknis penyerahan dana tersebut, nantinya akan diserahkan secara simbolis kepada pihak yang bertanggung jawab di Pondok Pesantren Al Musyaffa Zainul Uluum, tanpa melibatkan pihak manapun,” tandasnya.

TEKS / FOTO : HENDRO ALDO IRAWAN – REPORTER RGBA FM

EDITOR : IMRON SUPRIYADI




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *