Kabut Asap, Jam Belajar Dikurangi

PALEMBANG, KS

Kabut asap yang melanda Sumatera Selatan (Sumsel) semakin meluas. Terutama di Kota Palembang, hal itu terbukti dengan dikuranginya jam belajar bagi pelajar dari tingkat SD, SMP dan SMA.

Kepala Sekolah SMPN 3 Palembang, Ansyori mengatakan, berdasarkan intruksi Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Palembang. Seluruh sekolah harus mengurangi jam belajar siswa.

“Setiap jam pelajaran dikurangi 10 menit, begitu juga masuk sekolah jadi jam 07.30 WIB, sebelumnya pukul 06.45 WIB,”ungkapnya, Selasa (15/9).

Ansyori berharap, pihak terkait segera melakukan tindakan penanganan. Sehingga masalah kabut asap yang menyelimuti Metropolis segera bisa diatasi.

“Yah, sejauh ini di sini (SMPN 3 Palembang) tidak ada pelajar yang terserang penyakit ISPA, karena kami sudah imbuh gunakan masker,”katanya.

Hal serupa diungkapkan, Kepala Sekolah SMAN 2 Palembang Samsul Bahrin, dengan dikuranginya jam belajar siswa, tentu akan merugikan pelajar. Karena jam belajarnya sedikit berkurang. Namun, hal itu dilakukan untuk mengatisipasi berbagai penyakit yang disebabkan kabut asap.

“Tentu, semua pihak sudah mengantisipasinya. Kami harap, kabut asap di Palembang segera hilang,”harapnya.

Terpisah, Kabid SMP,SMA/SMK, Disdikpora Palembang Lukman Haris mengatakan, pengurangan jam belajar bagi pelajar tersebut untuk menghindari penyakit.

“Kalau biasanya, siswa masuk lebih pagi. Ini sedikit diperlambat. Karena kabut asap pekat itu munculnya sekitar pukul 05.00 WIB-07.00 WIB,”pungkasnya(Alam)

Sumber : sumateradeadline.com




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *