Tak Daftar Ulang PNS Diberhentikan

PAGARALAM, KS

Sesuai surat edaran Walikota Pagaralam nomor 00/712/BKD/2015 tentang Pendataan Ulang Pegawai Negeri Sipil (PNS) secara Elektronik (E- PUPNS) tahun 2015, sejauh ini pihak Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Pagaralam telah menyiapkan verifikator pada tiap-tiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) hingga tingkat kelurahan se-Kota Pagaralam.

Hal itu dikemukakan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Pagaralam, Imam Pasli SSTP MSi, didampingi Plt Kabid Formasi, Ardiansyah SKom MKom,  kemarin.
Menurut Imam,  saat ini pihaknya telah menyiapkan verifikator di tiap-tiap SKPD hingga tingkat Kelurahan. Ia mengatakan, penyiapan verifikator hingga kelurahan dimaksud agar dapat lebih cepat lagi proses pendataannya. Mengingat sampai akhir September 2015, semua data yang ada mesti masuk ke BKN Pusat.

“Ya, selanjutnya akan diverifikasi di tingkat kota. Kemudian diserahkan ke provinsi dan diverifikasi pula ditingkat provinsi, barulah semua data yang ada dikirim ke tingkat pusat,” jelasnya.

Bila ada PNS yang tidak melakukan data ulang lanjut dia, tentunya akan mendapat sanksi tegas,  yakni bersangkutan akan dipensiunkan. “Semoga proses Pendataan Ulang Pegawai Negeri Sipil (PNS) secara Elektronik (E- PUPNS) tahun 2015 dapat berjalan sesuai rencana yang telah ditetapkan,” harapnya.

Ditambahkan Ardiansyah, penerapan aturan ini dilakukan guna menjamin keterpaduan dan akurasi data dalam sistem formasi ASN. Ia mengatakan, hal ini wajib dilakukan oleh seluruh PNS yang ada. Sementara untuk pemutakhiran bisa melalui portal hhtp://pupns.bkn.go.id sejak 1 September hingga 30 September 2015 nanti.

“Kalau ada PNS yang tidak melaksanakan ketentuan tersebut, tentunya akan mendapatkan sanksi berupa dikeluarkan dari database kepegawaian nasional. Kemudian pelayanan mutasi kepegawaian yang bersangkutan,  tidak diproses serta dinyatakan telah berhenti atau pensiun,” paparnya.
TEKS : ANTONI STEFEN

EDITOR : IMRON SUPRIYADI




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *