Dikenalkan Sebagai Bupati, H Syahril “Malu-Malu Kucing”

EMPAT LAWANG, KS – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H Alex Noerdin mengaku telah menaruh harapan besar kepada wakil bupati (Wabup) H Syahril Hanafiah, untuk mengambil alih jabatan sebagai bupati Empat Lawang.

Demikian disampaikan Gubernur, saat acara halalbihalal dan kunjungan kerja di Gedung Serbaguna, Pemkab Empat Lawang, kemarin (13/8).

Alex menekankan, menjadi seorang bupati harus turun dan melihat kondisi masyarakat. Nah untuk pak Syahril, katanya lagi, diharapkan mampu menjalani tugas sebagai kepala daerah, nanti akan ada penilaian kalau tidak mampu ya tidak perlu dilantik.

“Sebagai pejabat bupati harus turun, lihat rakyat, temui, sapa dan dengar keluhannya. Itu tugas, mampu atau tidak jadi bupati, kalau tidak ya tak mau saya melantik,” kata Alex membenarkan, ia telah mengeluarkan surat perintah kepada H Syahril sebagai Pelaksana harian (PLH) bupati Empat Lawang.

Diperkenalkan Gubernur sebagai bupati Empat Lawang, H Syahril Hanafiah terlihat seperti masih “malu-malu kucing”. Hanya tersenyum dan tak sepatah kata pun diucapkannya ketika itu. “Coba sini pak bupati maju, kenalkan dulu. Ini biar kecik tapi melawan. Nah yang belum ke Jakabaring, nanti ongkos minta sama bupati ya,”kata Alex diikuti tepuk tangan tamu undangan.

Selanjutnya Gubernur juga menitipkan roda pemerintahan Empat Lawang, agar dijalankan dengan kebersamaan dan sinergi antara eksekutif dan legislatif. Jangan sampai terjadi kisruh oleh hal-hal kecil. “Pak David, pak Syahril, aku titipkan Empat Lawang ini, mereka berdua inilah pemimpin Empat Lawang saat ini. Sebagai bupati dan ketua DPRD,” imbuh Alex.

Sementara itu, PLH bupati Empat Lawang, H Syahril Hanafiah ketika dikonfirmasi, membenarkan ia telah menerima surat tugas sebagai PLH bupati sejak 13 Juli lalu. Sejauh ini ia baru melakukan tugas sifatnya mendesak dan prinsif, sebab masalah pemerintahan harus diselesaikan sesuai ketentuan Undang-undang nomor 9 tahun 2015.

Dibeberkannya, berdasarkan surat Gubernur Sumsel nomor 130/1933/II/2015, ia pun segera mengambl tugas sebagai PLH bupati Empat Lawang. Terkait penahanan bupati Empat Lawang H Budi Antoni Aljufri. Pelimpahan tugas dan kewenangan mencakup seluruh tugas bupati, sampai ada kebijakan lebih lanjut. “Yang penting kita jalankan tugas, itu saja kok,”aku Syahril menambahkan, jabatan sebagai wakil kan melekat, ketika bupati berhalangan atau ada permasalahan seperti sekarang ini, ya sebagai wakil akan mengambil alih tugas.

Informasi dihimpun Kabar Sumatera menyebutkan, meskipun sudah satu bulan menjalankan tugas sebagai dan kewenangan bupati, tidak ada perubahan mencolok dari penampilan H Syahril Hanafiah. Baik itu fasilitas, pelayanan humas dan protokoler serta saat menghadiri beberapa acara seperti paripurna DPRD Empat Lawang.

“Wajar masih malu-malu kucing, kan belum dilantik PLT. Tetap masih wabup, walaupun saat ini menjalankan tugas dan kewenangan bupati,” cetus salah satu pejabat baru-baru ini. 

Teks: Saukani

Editor: Imron Supriyadi

 

 




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *