Sungai Musi di Empat Lawang Kian Dangkal dan Kotor

EMPAT LAWANG, KS – Aliran sungai musi di kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Empat Lawang semakin dangkal dan kotor. Kondisi ini membuat kekhawatiran warga, terutama yang masih memanfaatkan air sungai musi sebagai sarana mandi, cuci dan kakus (MCK) serta konsumsi.

Informasi dihimpun Kabar Sumatera menyebutkan, musim kemarau sejak Mei 2015 lalu, mengakibatkan debet aliran sungai semakin mengecil. Tak hanya itu, aktifitas penambangan material galian golongan C dan pembuangan sampah sembarangan, membuat sungai menjadi keruh dan kotor dan bau.

Disisi lain, kekeringan akibat kemarau membuat sungai musi terkesan seperti “MCK masal”. Ratusan warga dari berbagai wilayah di Tebing Tinggi, tumpah bleg ke sungai musi, demi memenuhi kebutuhan MCK sehari-hari.

“Sungai musi kotor, tapi mau bagaimana lagi, sumur kami kering,” cetus Ahmad (45) warga Tebing Tinggi, kemarin (30/7).

Ia tak menampik, ada keraguan apakah air sungai musi layak dan bersih untuk digunakan ataupun dikonsumsi. Sementara katanya, hasil lab resmi dari pemerintah melalui badan lingkungan hidup daerah (BLHD) Empat Lawang tentang baku mutu air sungai musi belum disosialisasikan. Padahal, sangat diperlukan warga, agar nantinya warga yang memanfaatkan air sungai musi tidak was-was untuk keperluan rumah tangga.

“Entahlah, kami kurang informasi atau emang BLHD nya cuek dan tak melaksanakan program,” imbuhnya.

Senada itu, Idham warga lainnya menuturkan jika krisis air bersih saat mulai melanda Kecamatan Tebing Tinggi, sementara harapan warga akan aliran dari PDAM yang normal tidak kunjung terwujud. “Kita orang kecil sudah susah disusahkan juga, sudah tidak dapat aliran air PDAM yang normal, gunakan air sungai musi cukup was-was juga karena belum diuji lab oleh pemerintah. karenanya kita berharap pengumuman pemerintah tentang baku mutu air sungai musi sangat kita tunggu-tunggu,” akunya.

Kepala Badan Lingkungan Hidup Daerah (BLHD) Empat Lawang, Darno Bakar melalui Kabid Pencemaran, Tukimin menjelaskan, saat ini pihaknya baru mengajukan permohonan pemerikasaan baku mutu air sungai musi ke pihak provinsi. Karenanya warga Empat Lawang dapat bersabar akan hasil pemeriksaan tersebut karena memang baru diajukan.

“Sudah kita ajukan berkas permohonan uji baku mutu air sungai di Empat Lawang ke pihak provinsi karena memang kita tidak memiliki laboratorium untuk tes itu. Biasanya memang setiap tahun kita mendapatkan hasil uji baku mutu air sungai di empat lawang pada bulan agustus,” katanya.

Lanjutnya, tidak hanya sungai musi yang akan diambil sampelnya namun seluruh sungai yang ada di bumi Saling Keruani Sangi Kerawati akan diambil sampel dan dibawa ke laboratorium di Kota Palembang. “Termasuk sungai lintang dan air keruh di Paiker akan diambil sampel, kalau hasil pemeriksaan tahun kemaren semua sungai di Empat Lawang tidak tercemar oleh bahan-bahan yang berbahaya, artinya layak dipergunakan untuk keperluan rumahtangga,” tukasnya.

Teks : Saukani

Editor : Imron Supriyadi

 

 




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *