Absen Penuh, Kantor Kok Sepi ?

EMPAT LAWANG, KS – Hari pertama masuk kerja pasca libur panjang Idul Fitri 1436 Hijriah, sejumlah pejabat dan pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemkab Empat Lawang masih membolos.

Ini terungkap, dari hasil inspeksi mendadak (Sidak) dilakukan Badan Kepegawaian Daerah (BKD), inspektorat serta asisten II dan staf ahli  di sekretariat pemkab, dan sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah(SKPD), Rabu (22/7) sekitar pukul 09.00 WIB.

Informasi dihimpun Kabar Sumatera menyebutkan, hari pertama sejumlah kantor sepi, namun anehnya absen kehadiran malah terisi 90 persen lebih, baik PNS dan Tenaga Kerja Sukarela (TKS). Diduga, masih ada permainan titip absen oleh oknum PNS, untuk menutupi ketidak hadiran. “Absen hampir penuh, kok kantor kita sepi,” cetus salah satu PNS, kemarin.

Ia menyebut, tak hanya pasca libur, hari kerja biasa pun banyak PNS mangkir. Kendati dilakukan sidak, tak ada sanksi tegas hanya sekedar pembinaan saja. “Biasa kayak gini, jangankan setelah libur, hari biasa saja kantor sering sepi,” bebernya.

Disisi lain,  sejumlah PNS terlihat terburu-buru mengisi absen ketika melihat akan adanya sidak memasuki SKPD dan akan meminta Absen PNS dan TKS. Selain itu masih terdapat absen PNS bolos alias tanpa keterangan tanpa memberikan kabar atau surat ke SKPD bersangkutan.

Kepala BKD Empat Lawang, Hamdan mengatakan, sidak dilakukan menerapkan  PP no 53 tahun 2010 tentang disiplin pegawai.  Serta sesuai dengan arahan wakil bupati Empat Lawang, untuk memantau dan mendata PNS dihari pertama masuk kerja usai libur panjang lebaran.

“Beberapa SKPD mulai tampak ramai, ada juga sepi. Kita sudah mendata PNS bolos,” kata Hamdan, namun ia belum menginformasikan jumlah PNS bolos pada hari pertama kerja pasca libur Idul Fitri.

Hamdan memastikan, siap memberikan sanksi tegas kepada PNS mengulur waktu libur. Berupa sanksi teguran tertulis disampaikan kepada atasan bersangkutan untuk tidak mengulangi perpanjang waktu libur tanpa keterangan. “Sanksinya bermacam-macam, bisa teguran tertulis dan peringatan,” tukasnya.

Teks : Saukani

Editor : Imron Supriyadi

 

 




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *