Pemudik Bisa Membayar Zakat di Masjid Jamik

EMPAT LAWANG, KS – Masjid Jamik Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang sejak Minggu (12/7) sudah mulai menerima zakat. Untuk di wilayah Tebing Tinggi ini kebanyakan masyarakat yang berzakat nafsi dan zakat mal sedangkan zakat pekerjaan atau zakat profesi belum ada.

“Penerimaan zakat sudah dari hari Minggu kemarin dan berakhir sampai sebelum Sholat Ied. Karena sebelum Sholat Ied, semua zakat harus sudah didistribusikan kepada penerima zakat.” ujar Hamid Iskandar, Ketua Badan Amin Zakat (BAZ) Unit Pengumpulan Zakat Masjid Jamik.

Jumlah zakat yang telah disepakati yaitu 2,5 kilogram (Kg) beras per orang. Untuk di Masjid Jamik ini panitia menganjurkan berzakat beras. “Karena menurut iman Safe’i berzakat mengggunakan beras jauh lebih abdol dari pada menggunakan uang, kemudian ditinjau dari sisi kejujuran dan ketransparannya juga lebih efektif,” katanya.

Dari pengalaman tahun-tahun sebelumnya, lanjut Hamid, bukan hanya masyarakat Tebing Tinggi saja yang membayar zakat di Masjid Jamik, tapi para pemudik juga banyak yang bayar zakat di masjid pinggir Jalan Lintas Tengah Sumatera (Jalintengsum) ini. Oleh sebab itu pihaknya memfasilitasi para pemudik dengan menyediakan beras sehingga mereka dapat membeli beras yang kami sediakan untuk dibayarkan zakat.

“Kami siap 24 jam untuk melayani masyarakat yang ingin berzakat, bersedekah, infak dan lainya. Kami pastikan semua zakat yang terkumpul akan didistribusikan sebelum Sholat Ied. Sedangkan dana infak, sodakoh akan dipergunakan sebaik mungkin,” imbuhnya.

Untuk diketahui setiap memasuki Idul Fitri, Masjid Jamik Tebing Tinggi selalu membentuk panitia zakat memfasilitasi para pemberi zakat menyalurkan niat zakatnya kepada yang berhak menerima zakat.

Teks : Saukani

Editor : Imron Supriyadi

 

 




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *