Lebaran, Anggota Tagana Stand By

EMPAT LAWANG, KS – Meskipun semua masyarakat pada umumnya merayakan hari raya idul fitri 1436 H, namun beda halnya dengan anggota taruna siaga bencana (Tagana) Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Tranmigrasi (Dinsosnakertrans) Kabupaten Empat Lawang.

Tagana diwajibkan tetap stand by di lokasi tiap kecamatan sesuai wilayah teritorialnya masing-masing.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinsosnakertrans Kabupaten Empat Lawang, Hasbulah, saat memberikan pengarahan kepada semua anggota tagana dalam pemberian tunjangan anggota tagana di halaman kantor Dinsosnakertrans, Senin (13/7).

“Hari ini tunjangan tagana dibagikan kepada semua anggota tagana, saya tekankan kepada semua anggota tagan harus siap pakai dan tagap darurat tanpa perintah bergerak sendiri,” ungkapnya.

Ia menuturkan, sebanyak 700 personil anggota tagana dari 10 Kecamatan diberikan tunjungan sebesar Rp 375.000 perorang, tunjungan ini untuk penyemata anggota dalam melakukan pekerjaan dilapangan. “Kalau memang tagana tidak siap kita istirahatkan, kita ganti dengan yang siap dan gagah dalam melakukan tindak bencana,” tegasnya.

Jelang hari raya Idul Fitri ini, Hasbulah menyampaikan untuk anggota tagana tetap stand by dan piket sesuai dengan jadwal dan selama Lebaran juga anggota tagana wajib melaporkan apabila terjadi kejadian di tiap wilayahnya masing-masing.

“Untuk Lebaran anggota tagana tetap stand by di tiap kecamatan yakni bergabung dengan UPT Badan Penanggulanan Bencana Daerah (BPBD), bagi kecamatan yang tidak memiliki UPTB bisa membuat posko di rumah ketua tim tagana,”katanya.

Yang jelas, tambahnya, selama lebaran anggota tagana wajib melaporkan setiap kali kejadian 1×24 jam, hal tersebut pihaknya tekankan kepada semua anggota tagana untuk stand by memberikan informasi di seluruh kecamatan. “Anggota tagana wajib lapor 1×24 jam selama lebaran,” tukasnya. 

Teks: Saukani

Editor: Imron Supriyadi

 

 




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *