Waspada, Jalan Provinsi di Empat Lawang Amblas !

EMPAT LAWANG, KS – Pengendara melintasi Jalan provinsi penghubung Tebing Tinggi – Pendopo harus waspada. Pasalnya, akses penghubung zona pemerintahan dan perekonomian Empat Lawang tersebut kembali amblas. Kondisinya cukup membahayakan pengendara, karena kerusakan badan jalan dan lubang berada di tikungan menurun.

Informasi dihimpun Kabar Sumatera menyebutkan, amblesnya jalan provinsi yang juga menjadi jalur alternatif penghubung Pagaralam-Tebing Tinggi, tepatnya kawasan Desa Padang Bindu, Kecamatan Pendopobarat, Kabupaten Empat Lawang ini sudah cukup parah. Ambles dengan kedalaman mencapai 50 Centimeter dan nyaris memutuskan badan dan panjang mencapai 15 meter jalan ini menyebabkan pengendara terpaksa hanya bisa melalui satu jalur.

Hal ini bisa membahayakan pengendara karena kondisi jalan yang bertikungan cukup tajam dan menurun. Apalagi di sekitar lokasi tidak dipasang tanda peringatan, sehingga banyak pengendara yang terjebak. Dikhawatirkan amblesnya jalan ini belum diperbaiki hingga memasuki arus mudik idul fitri 1436 H. Karena dipastikan, banyak pengendara dari luar daerah yang melintas, sehingga banyak terjadi lakalantas.

Menurut beberapa warga, amblesnya jalan tersebut secara berangsur, namun karena tidak adanya upaya perbaikan sehingga kondisinya kian parah. “Beberapa hari ini amblesnya kian dalam dan melebar, sehingga nyaris memutuskan badan jalan. Hal ini perlu cepat perbaikan, karena membahayakan pengguna jalan,” ungkap Heri (36) salah seorang warga.

Dikatakannya, kondisi ini sangat membahayakan pengendara yang melintas, tidak jarang nyaris terjadi tabrakan kendaraan yang terjebak masuk, sehingga salah satu kendaraan terpaksa mundur. Kalau kendaraan roda dua, sudah cukup banyak yang terjungkal. “Kondisinya cukup membahayakan, kalau kendaraan roda empat tidak bisa lagi lewat secara serentak, sehingga salah satu kendaraan terpaksa menunggu. Ya, kalau kendaraan roda dua sudah banyak yang kecelakaan,”bebernya.

Sementara itu Irwan, salah seorang pengendara mengatakan, amblesnya jalan ini harus diambil tindakan oleh pihak terkait dengan melakukan perbaikan yang semaksimal mungkin, sehingga ambles tidak terulang kembali. Pasalnya, di titik ini sudah seringkali terjadi ambles, meskipun diperbaiki, namun tak bertahan lama, sedangkan biaya perbaikannya tidak sedikit menghabiskan anggarannya.

“Perbaikan jalan ini belum maksimal, sehingga hanya bertahan beberapa bulan saja. Hal ini sangat membahayakan pengendara, terutama yang jarang melalui jalan ini, ya kalau kami sudah hampir setiap hari, jadi sudah tahu,”tukasnya.

Teks : Saukani

Editor : Imron Supriyadi

 

 




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *