Syahril: HBA Belum Tentu Bersalah

EMPAT LAWANG, KS – Wakil bupati Empat Lawang H Syahril Hanafiah dijadwalkan bakal menghadap Gubernur Sumatera Selatan H Alex Noerdin, Kamis (9/7). Hal ini dilakukan, guna meminta arahan dan petunjuk dari Gubernur, dalam menjalankan roda pemerintahan Empat Lawang, selama bupati HBA menjalankan proses hukum di Jakarta.

Diketahui, pasca penahanan Bupati Empat Lawang H Budi Antoni Aljufri (HBA) dan istri Suzanna Budi Antoni oleh KPK, suasana pemkab Empat Lawang sepi.

“Nanti saya akan menghadap pak gubernur dulu untuk meminta petunjuk dan arahan ke depan. Rencananya besok (hari ini,red) akan menghadap pak gubernur,” kata Syahril, kemarin.

Sekarang ini, kata Syahril, roda pemerintahan berjalan seperti biasa dan semua pejabat serta kepala SKPD sudah masuk kerja. “Selama beliau mengikuti proses hukum, kita tetap menjalankan tugas di sini (Empat Lawang,red). Selain itu beliau (HBA,red) belum tentu juga bersalah,” jelasnya.

Saat menemui HBA di Jakarta, kata Syahril, HBA berpesan jalankan roda pemerintahan di Kabupaten Empat Lawang dengan baik. Program-program tetap jalan dan kegiatan tetap dijalankan dengan baik.
“Pak bupati berpesan jalankan roda pemerintahan dengan baik. Beliau akan menjalankan proses hukum dan akan kooperatif. Beliau titip salam dengan warga Empat Lawang termasuk dengan kalian (wartawan di Empat Lawang,red) dan mohon support,” kata Syahril.

Mengenai tuduhan penyuapan, Syahril mengaku tidak tahu dan tidak tahu benar atau tidak hal itu. Bahkan dirinya siap jika dipanggil dan diperiksa KPK untuk memberikan keterangan. “Saya tidak tahu menahu dengan hal itu (penyuapan,red). Memang benar atau tidak, saya tidak tahu. Beliau tidak pernah cerita tentang hal itu dan saya juga tidak pernah menanyakannya. Saat itu (Pilkada,red) kami memang menang,” aku Syahril.

Mengenai isu anggota KPK datang ke Empat Lawang pada Selasa (7/7) kemarin, Syahril menjelaskan tidak ada. Pada Selasa itu, dirinya masih berada di Jakarta, lalu menugaskan kepada Sekda, Burhansyah untuk menyambut kedatangan KPK.
“Menurut pak Sekda kemarin tidak ada. Setelah di cek ke kepolisian juga tidak ada dan surat maupun laporan ke kepolisian juga tidak ada. Biasanya ketika KPK datang ada pengawalan dari polisi, namun hingga kemarin tidak ada,” pungkasnya.

Secara terpisah Kapolres Empat Lawang AKBP Rantau Isnur Eka SIk melalui Kasat Reskrim AKP Nanang Supriatna, ketika dikonfirmasi mengatakan tidak ada surat yang masuk dari KPK. “Tidak ada surat dari KPK yang masuk untuk pengamanan,” kata Nanang.

Teks : Saukani

Editor : Imron Supriyadi

Foto : NET

 

 




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *