TNI Akan Siagakan Personil Pos Pam, Bantu Kepolisian Selama Musim Mudik

LUBUKLINGGAU KS – Demi membantu aparat kepolisian dalam menjaga keamanan selama musim mudik berlangsung, Komando Distrik Militer (Kodim) 0406/ Mura Linggau Muratara bakal menyiagakan anggotanya di setiap pos pengamanan arus mudik yang berada di tiga wilayah tersebut.

Dandim 0406/ Mura Linggau Muratara, Letnan Kolonel Arm Wiwin Sugiono, S.IP mengungkapkan bahwa TNI bakal terus berkoordinasi dengan aparat kepolisian dan pemerintah, guna memberikan bantuan tenaga, agar pengamanan bisa dilakukan secara maksimal dan sesuai kebutuhan di tiga wilayah tersebut.

“Muratara masih jadi fokus pengamanan kita, karena kita kan tahu peta kerawanan kan beda-beda. Namun, fungsi kita ini hanya memantau atau memonitoring saja. Sebab, kondisi seperti ini, pihak kepolisian memiliki lebih banyak peran,” ungkapnya saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (8/7).

Dijelaskan Wiwin, meskipun wilayah Muratara menjadi fokus utama dibanding dua wilayah lain, yakni Kota Lubuklinggau dan Musirawas. Tetapi, dirinya tetap akan menginstruksikan anggota yang berada di semua wilayah, supaya tetap siaga di pos keamanan serta koramil masing-masing, selama musim mudik berlangsung.

“Untuk daerah yang kita anggap sudah kondusif, masih akan tetap kita pantau dengan melakukan patroli rutin. Siapa tahu ada tindak kejahatan yang tak terduga,” jelasnya.

Diakui Wiwin, dari hasil pembahasan dengan pihak kepolisian beberapa waktu lalu, bahwa pihak TNI juga akan siap membantu mengatur arus lalu lintas jika memang nanti diperlukan.

“Pokoknya apa saja kita siap bantu, asal bisa menjaga kondusivitas daerah. Misal di Musirawas, daerah Tugumulyo kan sering macet. Jadi anggota kita tentu harus membantu kepolisian dalam mengatur lalu lintas. Kalau di Kota itu nanti Pos Kota yang akan terus disiagakan,” bebernya.

Namun, khusus daerah rawan di Muratara, seperti di Rawas Ilir, Wiwin mengatakan akan menempatkan anggota yang jumlahnya lebih banyak. Dirinya pun juga berharap agar pengguna jalan bisa lebih berhati-hati.

“Kalau bisa masyarakat setempat dapat membantu aparat keamanan, agar tidak terjadi tindak kejahatan. Untuk pengguna jalan atau pemudik supaya bisa menjaga diri lah. Setiap perjalanan harus penuh perhitungan. Misalnya, kalau memang sudah larut malam, lebih baik cari tempat ramai atau berhenti di pos yang telah disediakan, untuk sekedar istirahat dan mencegah agar tidak jadi korban tindak kriminal,” pungkasnya.

Teks : Sri Prades

Editor : Imron Supriyadi

 

 




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *