Arus Mudik, Tarif Kereta Api Normal

EMPAT LAWANG, KS – Arus mudik dan balik hari raya Idul Fitri 1436 H, PT. KAI ( Kereta Api Indonesia ) untuk ESS (Eksukutif Sumatera Selatan tidak memberlakukan tuslah (kenaikan tarif harga menjelang Lebaran dan seaudah lebaran.

Namun demikian, PT. KAI memberlakukan sistem Batas Tarip Bawah dan Batas Tarip Atas. ” Kita tidak ada tuslah namun kita memberlakukan sistem batas tarip atas dan batas tarip bawah” kata Kepala Pengatur Perjalanan Kereta Api (KPPK) Stasiun Tebing Tinggi, Heri.

Dijelaskannya, harga tiket normal, sedangkan tarip Batas atas dan batas bawah hanya berlaku untuk kereta Sindang Marga saja. Sementara yang dimaksud dengan batas tarip bawah adalah tarip termurah yang telah ditentukan batas kuotanya dan setelah itu habis maka akan berlaku tarip batas atas yang kuotanya juga sudah dintentukan dan jika semua kuota batas bawah dan batas atas sudah habis maka tidak akan ada lagi pelayanan penjualan tiket.

“Dihimbau kepada seluruh masyarakat yang ingin menggunakan jasa kereta api harap segera membeli tiket dari sekarang karena bisa jadi tidak kebagian jika membelinya sudah dekat dekat hari “H” atau hari raya” terang Heri.

Ditambahkan pula olehnya, kalau dulu ada tiket berdiri sekarang tidak ada lagi karena saat ini PT. KAI mengedepankan kenyamanan pelayanan jasa kereta api.

Heri juga mengatakan, jangankan kelas executive dan bisnis saat ini kelas ekonomi pun ada fasilitas AC nya guna memberikan pelayanan yang prima kepada seluruh penumpang ” semua yang terbaik kita lakukan untuk penumpang” katanya.

Ketika disinggung soal kebebasan kereta dari asap rokok dirinya mengatakan, pihak PT. KAI akan mengambil tindakan tegas terhadap perokok dan akan diturunkan oleh tim keamanan di kereta ” kita akan turunkan jika ada yang merokok dan berjualan serta mengamen” ujar hari.

Ia mengaku, terjadi lonjakan penumpang dari tahun kemarin jika dibandingkan dengan tahun ini ” walaupun tidak begitu signifikan ada lonjakan penumpang dibandingkan tahun kemarin, diaman saat ini ada rata rata 50 penumpang perhari dari stasiun Tebing Tinggi” pungkasnya.

Sementara itu, Junaidi (55) pensiunan karyawan PT. PUSRI yang baru saja mudik ke Tebing Tinggi dan ingin kenbali lagi ke Palembang mengatakan, saat ini baginya pribadi lebih memilih menggunakan jasa angkutan kereta api dibandingkan yang lain karena pelayanan kereta api sekarang sudah jauh berbedah dengan dulu.

Tidak hanya pelayanan yang semakin profesional akan tetapi juga kenyamanan yang diberikan berdasarkan fasilitas yang diberikan cukup memuaskan. ” Saya lebih memilih untuk menggunakan kereta api karena lebih nyaman dan sehat” tukasnya.

Teks : Saukani

Editor : Imron Supriyadi

 

 




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *