Kasat Pol PP : Walet Masalah Klasik, Ada Apa Di Balek Walet?

LUBUKLINGGAU (KS)- Permasalahan usaha penangkaran Sarang Burung Walet (SBW) di Kota Lubuklinggau tak ada ketegasan dari Pemerintah,padahal jelas usaha ini tidak mengantongi izin.

Mengacu pada Perda Sarang Burung Walet para pengusaha yang tidak melengkapi perizinan dapat dikenakan sanksi berupa kurungan penjara dan denda uang.

Dua instansi yang menangani izin dan eksekutor pelanggar Perda sampai hari ini belum menunjukan taring ketegasan terhadap usaha ini.


Hal inilah yang menjadi pertanyaan kalangan masyarakat, ada siapa dan ada apa dibalik sarang burung walet tersebut.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja,Elbaroma saat diwawancarai Kabar Sumatera belum lama ini, menegaskan sampai hari ini pihaknya belum menerima data usaha sarang burung walet dari Badan Pelayanan Perizinan. Padahal data ini  untuk mendukung eksekusi Pol PP.

” Kalau mereka tidak ada izin kita tutup, yang kita takutkan ada permainan,kita sudah berulang kali melakukan koordinasi tentang walet,tapi belum ada tindaklanjut dari mereka ( Badan Pelayanan Perizinan),”tegas Elbaroma.

Dia mengatakan,Pol PP akan turun kelapangan,mengcroscek ke lapangan, kalau memang pengusaha tidak mengantongi izin mungkin akan diberikan sanksi penutupan atau pembongkaran.

“Permintaan, kita sudah membuat surat ke perizinan, untuk mengeluarkan data perizinan secara rinci. Sampai sekarang masih belum ada tindaklanjut dari mereka,”terang Elba.

“Masalah walet adalah masalah clasik ada apa dibalik semua ini,”tambah Elbaroma,diamini mantan Sekretarisnya, Indra Syafei.

Aksi saling lempar kedua instansi ini memang mengundang sejumlah tanya, apakah ada pejabat yang bermain dibalik usaha walet atau takut melakukan tindakan pembongkaran/penutupan.

Teks: Sri Prades

Editor: Imron Supriyadi

 

 




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *