Perekaman e KTP di Empat Lawang Terancam Stop ?

EMPAT LAWANG, KS – Pembuatan kartu tanda penduduk elektronik (e KTP) di Kabupaten Empat Lawang terancam berhenti (stop). Pasalnya, seluruh alat perekaman di kantor kecamatan sebagian besar rusak, bahkan sebagian lagi sudah hilang.

Alat perekam hanya tersisa satu unit, di Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukpencapil) Empat Lawang. Jika rusak, tidak ada lagi cadangan. “Hanya tinggal satu lagi di kantor, kalau rusak ya macet tak bisa lagi perekaman e KTP,” ungkap Kepala Disdukcapil Empat Lawang, Edison Jaya, kemarin (3/7).

Terkait masalah ini, kata Edison, pihaknya sudah mengirim surat ketiga ke camat. Agar segera melaporkan fisik alat perekam e KTP jika rusak, selain itu bagi kecamatan yang alat perekamnya hilang akan diupayakan pergantian.

Pihak kecamatan jangan lambat, jika alat sudah terkumpul bisa dilaporkan ke kementrian dan pengajuan alat perekam e KTP baru. “Kita harus laporkan kondisi fisiknya, kalau hilang ya diganti. Camat harus cepat, nanti kalau alat perekam di dinas rusak mau gimana lagi,” jelasnya.

Kerusakan alat perekam sebagian besar akibat seringnya byar pet listrik PLN. Pemadaman sesaat listrik, sangat berpengaruh pada fasilitas elektronik seperti komputer. Sementara, genset disiapkan juga rusak karena sudah berusia dan layak diganti. Sejauh ini perekaman e KTP dengan satu alat hanya mampu melayani sekitar 50 orang per hari, itupun tidak memenuhi target karena terkendala jarak tempuh warga.

Bagaimana dengan target ? Edison memastikan 2017 semua masyarakat Empat Lawang sudah memiliki e KTP, tentunya wajib KTP harus mengikuti perekaman terlebih dahulu. Upaya saat ini, selain mengirimkan surat dalam waktu dekat Disdukcapil akan turun ke kecamatan mendata dan pengambilan alat perekam e KTP rusak agar bisa dilakukan perbaikan. “Karena camatnya lambat, kita nanti yang turun kebawah,”tukasnya.

Teks : Saukani
Editor : Imron Supriyadi

 




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *