Mobil Patroli Polisi Adu Kambing Vs Motor, Satu Tewas

EMPAT LAWANG, KS – Nahas dialami Farid (18) warga asal Cianjur, Jawa Barat ini menghembuskan nafas terakhir, setelah motor yang dikendarainya adu kambing dengan mobil Patroli Polsek Muara Pinang, Kabupaten Empat Lawang, Jumat (3/7).

Informasi dihimpun Kabar Sumatera menyebutkan, pemuda yang kesehariannya bekerja sebagai tukang jahit di salah satu usaha gorden di Desa Gunung Meraksa Baru, Kecamatan Pendopo, Kabupaten Empat Lawang saat itu mengendara sepeda motor dari arah pasar Pendopo.

Saat melintas di TKP, jalan lintas provinsi penghubung Pagaralam-Bengkulu, tepatnya di depan SDN 15 Pendopo, Desa Gunung Meraksa Baru datang dari arah berlawanan mobil Patroli Polsek Muara Pinang hendak menuju Tebing Tinggi.

Diduga kedua kendaraan melaju sama-sama kecepatan tinggi dan mengambil jalur tengah, sehingga tabrakan ala adu kambing tidak bisa dihindari. Seketika korban terpental dari motornya lalu terhempas ke badan jalan sejauh lima meter.

Suara dentuman benturan benda keras mengejutkan warga sekitar yang langsung berlari menuju sumber suara. Melihat adanya korban, warga langsung membawanya ke Puskesmas Pendopo untuk mendapat perawatan medis. Namun, karena kondisinya cukup parah, sehingga korban dirujuk ke RSUD Besemah Pagaralam. Korban pun akhirnya tewas di RSUD Pagaralam.

Menurut sejumlah saksi mata, setelah adu kambing, korban terlempar bak terbang lalu terpental ke aspal sejauh lima meter. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka serius, sehingga saat dibawa ke Puskesmas Pendopo, pihak Puskesmas sudah menolak dan merekomendasikan untuk dirujuk. Hasil visum pihak rumah sakit, korban mengalami patah kedua kaki, patah leher, mengalami luka memar di bagian kepala belakang, persis posisi otak kecil dan luka-luak di sekujur tubuh lainnya.

Selain itu, kendaraan milik korban juga mengalami ringsek berat, begitu juga mobil lawan yang mengalami ringsek bagian bumper depan.

“Korban sempat dirujuk ke RSUD Pagaralam, namun nyawanya tak tertolong lagi. Setelah dimandikan, jenazah korban langsung diantar ke tempat asal korban di Cianjur menggunakan ambulance,” ungkap salah seorang sumber.

Kapolres Empat Lawang, AKBP Rantau Isnur Eka SIk melalui Kapolsek Pendopo, Ipda Denhar membenarkan telah terjadinya tabrakan mobil patroli vs motor yang menewaskan korban tersebut. Pihaknya sendiri sudah mengurusi jenazah korban dan mengantarkannya ke Cianjur.

“Iya, ini masih di Pagaralam mengurusi jenazahnya untuk diantar langsung ke Cianjur. Untuk datanya, minta izin dulu ke Kasatlantas ya, kalau sudah diizinkan nanti saya berikan,” ujarnya.

Sementara Kasatlantas Polres Empat Lawang, AKP Indra Jaya belum bisa dikonfirmasi, hingga berita ini diturunkan nomor handphonenya tak bisa dihubungi.

Teks : Saukani

Editor : Imron Supriyadi

 

 




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *