Pengembang Perumahan Gria Permai Indah Rusak Fasilitas Umum

EMPAT LAWANG, KS – Warga Desa Mekarjaya Kecamatan Tebing Tinggi mengancam, akan memasang portal di jalan menuju Perumahan Griya Permai Indah. Pasalnya, warga keberatan atas ulah Developer pengembang perumahan, telah merusak fasilitas umum didesa tersebut.

Menindak lanjuti surat yang disampaikan Desa Mekarjaya, pihak Kecamatan Tebing Tinggi akhirnya turun dan mengecek ke lokasi perumahan yang menjadi dasar keberatan pihak desa Mekarjaya (3A), Kamis (2/7).

Dari hasil peninjauan tersebut terungkap jika pihak Developer membangun rumah di atas tanah jalan dan juga didapati fasilitas umum (fasum) yakni jalan cor beton dan sarana umum berupa tempat pemandian warga dirusak oleh pihak pengembang perumahan.

“Kita baru saja mengecek perumahan yang menjadi dasar keberatan pihak pemerintah desa mekarjaya, di sini kita temui jika perumahan yang didirikan di atas tanah jalan,” kata Camat Tebing Tinggi, Suriyadi Husen melalui Sekcam Tebing Tinggi, Umar Hasan.

Pada kesempatan itu Umar Hasan dan Kasi Trantib, Haji Kitmir meminta pihak desa untuk tidak memportal jalan yang menjadi dasar keberatan pihak desa, sebab dikhawatirkan warga yang tidak mengetahui persoalan menjadi terganggu akibat pemortalan jalan yang dilakukan pihak desa. “Secepatnya kita akan segera memanggil pihak Developer dan akan kita carikan jalan tengah persoalan ini, sementara pihak desa sudah kita minta untuk tidak dulu memportal jalan,” terang Umar.

Sebelumnya, pemerintahan desa Mekarjaya (3A) mengancam akan memportal jalan masuk ke wilayah perumahan Griya Permai Indah yang berada di wilayah desa tersebut. Hal ini lantaran pihak Developer perumahan tersebut dinilai belum beritikad baik untuk memperbaiki jalan milik desa dan fasilitas umum (fasum) yang dirusak oleh pihak pengembang perumahan tersebut. Karenanya, pihak desa sudah habis kesabaran dengan pihak pengembang perumahan yang hanya memberikan janji palsu untuk melakukan perbaikan jalan desa dan fasilitas umum lainnya yang telah dirusak.

Kepala Desa Mekarjaya 3A, Adi Iskandar mengatakan, jalan desa yang dulunya sudah dicor beton sepanjang 80 meter dengan dana PNPM tahun 2012 dihancurkan, termasuk satu gorong-gorong. Kini jalan desa tersebut juga digunakan sebagai jalan menuju komplek perumahan Griya Permai Indah tersebut. Tidak hanya itu, fasilitas umum (fasum) pemandian umum juga dihancurkan sehingga tidak difungsikan lagi.

“Jalan ini sebenarnya jalan desa yang sudah dicor beton, setelah dirusak lalu menjadi jalan menuju komplek
Perumnas Griya Permai Indah ini. Makanya, kami pertanyakan dan kami menuntut perbaikannya,”bebernya.

Teks : Saukani
Edior : Imron Supriyadi

 

 




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *