Polres Empat Lawang Siap Proses Quari Ilegal

EMPAT LAWANG, KS – Kepolisian resort (Polres) Empat Lawang memastikan, siap memproses secara hukum aktifitas penambangan galian golongan C Ilegal di dekat jembatan Musi II Tebing Tinggi.

Polres Empat Lawang segera menurunkan tim, mengecek kelapangan terkait pelanggaran izin quari yang pernah dihentikan Dishutbuntamben Empat Lawang sebulan lalu. Bila memang benar ilegal dan menyalahi ketentuan, pihak pengusaha bisa dituntut secara hukum.

“Kita sudah perintahkan anggota mengecek ke lokasi untuk mengetahui kebenarannya. Bila memang tidak bisa menunjukan izin atau ilegal, bisa dikenakan beberapa pasal, bisa mengenai lingkungan hidup atau pertambangannya,” ungkap Kapolres Empat Lawang, AKBP Rantau Isnur Eka melalui Kasat Reskrim, AKP Nanang Supriyatna, Rabu (1/7).

Untuk diketahui, aktifitas ilegal pertambangan galian golongan C (batu pasir, red) di dekat lokasi jembatan Musi II Jalan Lingkar Kota Tebing Tinggi terancam dilaporkan ke kepolisian. Pasalnya, pengerukan tanah dan material golongan C dengan alat berat (exavator) tersebut, mengangkangi ketentuan SK bupati Empat Lawang terkait izin operasional.

Selain mengangkangi izin, Hamid, selaku pengelola galian C dinilai melanggar berita acara, hasil peninjauan tim pada 20 Mei lalu. Dimana pemkab Empat Lawang telah mengintruksikan penyetopan aktifitas galian C di sepadan sungai, atau diluar ketentuan izin operasinya. Namun, kenyataannya surat penyetopan yang juga ditandatangani Hamid selaku pemilik usaha galian C tersebut, hanya dilaksanakan beberapa hari saja, aktifitas pengerukan DAS Musi pun kembali dilakukan dengan alat berat dan pengangkutan sekitar 20 armada dump truk setiap hari.

“Aktifitas pertambangan Galian C milik Hamid di sepadan sungai Ilegal. Mereka mengambil material diluar ketentuan izin,” tegas Kepala Dishutbuntamben Empat Lawang, H Susyanto Tunut melalui Kabid Pertambangan, Edi Suardi.

Teks: Saukani

Editor: Imron Supriyadi

 

 




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *