Pertama di Indonesia, Pilkades Serentak Sistem e Voting di Empat Lawang Sukses

PESTA demokrasi pemilihan Kepala Desa (Pilkades) secara serentak di Kabupaten Empat Lawang telah selesai dan sukses. Agenda besar ini diikuti 101 desa dalam 10 Kecamatan, sejak 25 Mei hingga 3 Juni 2015.

Pilkades serentak dengan system E Voting ini, merupakan yang pertama di Indonesia dan akan menjadi percontohan untuk Pilkades hingga Pilkada, di beberapa daerah lainnya di Indonesia.

Kepala Program Sistem Elektronik Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Andrari Gratian Garu mengungkapkan, Pilkades sistem E Voting serentak di Empat Lawang hasilnya luar biasa. Padahal, sebelumnya BPPT sempat ragu, jika pelaksanaannya akan sukses.

Bupati HBA didampingi Ketua dan Sekretaris Panitia Pilkades Empat Lawang, monitoing Pilkades di Kecamatan Ulu Musi | Dok KS

Bupati HBA didampingi Ketua dan Sekretaris Panitia Pilkades Empat Lawang, monitoing Pilkades di Kecamatan Ulu Musi | Dok KS

“Sebelumnya kami sempat ragu, namun diluar dugaan hasilnya sagat luar biasa dan sukses. Ternyata masyarakat antusias dan mudah memahami sistem e voting, sehingga pelaksanaannya bisa lancar dan ini akan jadi pilot project,” ungkapnya di sela-sela peninjauan pelaksanaan Pilkades evoting di wilayah pemilihan V didampingi Bupati Empat Lawang, H Budi Antoni Aljufri (HBA), Ketua KPU Gorontalo, Amirkum, kemarin.

Selain pelaksanaan pemilihannya, lanjutnya, Perda pelaksanaan Pilkades E Voting ini juga menjadi contoh, karena menjadi kabupaten pertama yang telah menerapkan Perda terbaru berdasarkan amanat undang-undang. “Memang di beberapa daerah sudah melaksanakan Pilkades sistem E Voting, namun selain tidak serentak Perda yang digunakan masih yang lama,” imbuhnya.

BPPT kata Andrari, memberi apresiasi terhadap jajaran eksekutif dan legislatif pemkab Empat Lawang. Semua sudah bergotong royong mensukseskan pilkades serentak sistem e voting. Namun tetap, harus dilakukan evaluasi agar kedepan lebih maksimal.

Sementara itu Ketua KPU Gorontalo, Amirkum, turut meninjau dan study banding pelaksanaan pilkades sistem e voting Empat Lawang mengakui, pilkades serentak sistem e voting di Empat Lawang adalah percontohan bagus. Pemerintah Gorontalo katanya, akan menyadur pembelajaran sistem e voting ini, dalam pilkades 35 desa didaerahnya mendatang. “Ya Bagus, masyarakat antusias dan ini lebih efektif,” katanya mengaku, Empat Lawang layak menjadi kabupaten percontohan, karena sudah sukses menggelar pilkades 101 desa serentak sistem e voting.

Ketua DPRD Empat Lawang, H David Hadrianto dan anggota DPRD lainnya, meninjau proses Pilkades di Kecamatan Saling. + Dok KS

Ketua DPRD Empat Lawang, H David Hadrianto dan anggota DPRD lainnya, meninjau proses Pilkades di Kecamatan Saling. | Dok KS

Bupati Empat Lawang H Budi Antoni Aljufri (HBA) mengakui, secara keseluruhan Empat Lawang telah sukses melaksanakan pesta demokrasi, pilkades serentak 101 desa dengan sistem E Voting. “Ini perdana di Indonesia, kita pun menjadi percontohan bagi daerah lain di Indonesia,” kata HBA juga memberikan apresiasi, kepada semua pihak telah mensukseskan pilkades serentak di Empat Lawang.

Suksesnya Pilkades sistem e voting kata HBA, akan menjadi acuan, bahwa Empat Lawang siap melaksanakan Pilkada sistem E Voting, bahkan Pileg dan Pilpres mendatang. “Tinggal lagi KPU, silahkan nanti bahas tekhnis dan aturannya agar lebih efektif,” jelas HBA menambahkan, sistem e voting mudah dimengerti warga. Karena lebih mudah jika dibandingkan sistem manual dengan surat suara. “Warga antusias dan mudah mengerti, ini langkah awal yang baik bagi demokrasi di Empat Lawang,”imbuhnya.

Untuk diketahui, pilkades serentak di 101 desa sistem E Voting Kabupaten Empat Lawang, berlangsung hampir dua pekan terakhir. Tahap pertama di dapil 1 Kecamatan Muara Pinang dan Lintang Kanan, dapil 2 Kecamatan Pasemah Air Keruh dan Ulumusi, dapil 3 Kecamatan Sikap Dalam dan Pendopo Barat, dapil 4 Kecamatan Pendopo dan Kecamatan Talang Padang dan dapil 5 Kecamatan Tebing Tinggi dan Saling.

(ADV).




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *