HBA: Timses Calon Kades Harus Legowo

EMPAT LAWANG, KS – Tim sukses (Timses) para calon kepala desa di Kabupaten Empat Lawang harus legowo, jika kandidat yang didukung kalah perolehan suara. Sebab, pesta demokrasi desa (pilkades, red) serentak sistem e voting yang dilaksanakan, diyakini sudah sesuai ketentuan, jujur, transparan dan profesional.

Demikian disampaikan Bupati Empat Lawang H Budi Antoni Aljufri (HBA), menyusul adanya sejumlah insiden kericuhan tim sukses sejumlah calon kades di Empat Lawang, pasca pengumuman hasil perolehan suara.

“Semestinya para pendukung itu harus berpikir secara jernih, karena tidak ada untungnya baik yang melukai ataupun yang dilukai. Jadi ketika kandidat yang diunggulkan kalah ya siap tidak siap harus diterima dan itu juga hasil dari pilihan masyarakat,” imbau HBA.

Masih kata HBA, masyarakat itu harus berpikir terlebih dahulu sebelum bertindak, “Orang yang jadi Kades kok kita yang jadi korban” Nah hal itu semestinya dipahami oleh masyarakat jangan bertindak bodoh karena tidak ada untungnya ribut.

“Tidak semestinya bertidak arogan dan bahkan mempertaruhkan nyawa untuk memperjuangkan kandidat diunggulkan,” kata HBA..

Dia juga menghimbau kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Empat Lawang,  agar menjaga kondusifitas dan kemanan selama pelaksanaan Pilkades. Agar berjalan damai, jujur dan adil. Jangan sampai nantinya pertikaian pertumpahan darah terulang lagi. “Marih ciptakan Pilkades damai dan jangan sampai membuat kisru, karena sistem e-Voting ini pertama kali dilakukan di Kabupaten Empat Lawang dan menjadi contoh di seluruh Indonesia,”imbuhnya.

Sementara itu Ketua DPRD Empat Lawang H. David Hadrianto mengaku sangat menyayangkan timses calon kades emosional. Apalagi membuat kisruh dan terkesan mau mempertaruhkan nyawa demi kandidat didukung.

Menurut David, adanya beberapa kisruh dan keributan pasca pilkades di dapil 1 dan 2 jangan dicontoh bagi masyarakat di Desa lain. Sebab, dengan adanya kejadian tersebut bisa berdampak buruk pada nama baik daerah juga pesta demokrasi Pilkades di Kabupaten Empat Lawang.

“Kan setiap kandidat sudah menandatangani surat intergritas untuk menciptakan kondisi aman dan tidak ada pertikaian, akan tetapi hal ini masih saja terjadi,”sesal David.

Secara tehknis David mengakui, pelaksanaan Pilkades sistem e voting sudah sangat luar biasa dan tidak ada kendala, walaupun sistem e voting ini baru pertama kali dilakukan di Empat Lawang. Disisi lain, masyarakat pun begitu antusias dan cepat paham walaupun cara pencoblosannya menggunakan komputer dan tidak secara manual.

“Kesiapan tehknisnya sudah sangat luar biasa dan tidak ada kendala, masyarakat juga cepat paham dan menerima sistem e voting,” tukasnya.

Secara terpisah Sekretaris panitia Pilkades kabupaten Empat Lawang, M Azhari memastikan, pelaksanaan pilkades sistem e voting secara tekhnis sudah berjalan aman dan lancar. Beberapa kericuhan terjadi, kata Azhari itu diluar tekhnis pelaksanaan dan sudah ke ranah tindak kriminal. Sebab, adanya keributan antar tim sukses terjadi setelah beberapa jam pasca pengumuman hasil pilkades.

“Kalau tidak terima hasil itu biasa, tapi kan ada prosedur sanggahan bisa disampaikan, bukan dengan keributan. Kita yakin semua calon kades paham itu, hanya beberapa oknum saja yang memancing kericuhan dan kesalahpahaman antar timses calon kades,” jelas Azhari.

Teks : Saukani

Editor : Imron Supriyadi

 




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *