Puluhan Sepeda Motor di Tebing Tinggi Kocar-Kacir

EMPAT LAWANG, KS – Sekitar dua jam pemandangan razia kendaraan dalam rangka operasi patuh musi 2015, puluhan sepeda motor yang hendak melintasi jembatan musi di jalinsumteng kecamatan Tebing Tinggi kocar-kacir.

Pantauan Kabar Sumatera dilapangan, Rabu (27/5) sekitar pukul 08.00 WIB  puluhan kendaraan mencoba menghindari hadangan Satuan Lalu Lintas (Satlantas), dipimpin langsung Kasat Lantas Polres Empat Lawang, Iptu Indra.  Melihat ada polisi, sepeda motor sebagian besar tukang ojek dan pelajar langsung memutar arah, tidak sedikit nyaris terbalik karena ketakutan menghindari pemeriksaan polisi. Aksi putar arah juga dilakukan mobil truk dan angdes, sekitar 100 meter dari lokasi razia.

Banyaknya kendaraan kocar-kacir pun menjadi tontonan warga sekitar jembatan musi Tebing Tinggi. “Banyak anak sekolah yang putar balik kendaraan pak, makanya kalau belum punya SIM dak usah bemotor,” cetus Hartono (32) salah satu warga.

Kendati banyak kendaraan kabur, polisi tetap berhasil mengamankan dan memberi sanksi puluhan sepeda motor yang terjaring. Pelanggaran didominasi tidak menggunakan helm pengaman dan tidak membawa surat kendaraan seperti STNK dan SIM.

“Ya, masih banyak pengendara tidak memiliki SIM, tidak membawa STNK dan tidak menggunakan helm,”ungkap Kapolres Empat Lawang AKBP M Ridwan SiK melalui Kasat Lantas Iptu Indra, kemarin.

Ia menegaskan, tidak ada tolerasi bagi pengendara melanggar peraturan lalu lintas. “Kita tilang, tidak ada tolerasi lagi,” tegasnya menambahkan, selama beberapa bulan sudah diupayakan sosialisasi dan pembinaan ke masyarakat, terutama bagi pengendara baik itu roda dua ataupun roda empat, agar tidak melanggar tata tertib berlalu lintas.

Bahkan parahnya lagi, masih kata Indra, ada baik pengendara ataupun yang memboncengi membawak sajam ataupun narkoba. Nah berarti dengan adanya razia yang dilakukan oleh pihaknya secara rutinitas ini tentunya berdampak positif, karena menurutnya bisa menangkap pengendara yang membawak barang terlarang.

“Ya anggota pernah berhasil mengamankan pengendara membawa sajam dan narkoba,”bebernya.

Kendaraan yang berusaha lari ? Indra mengaku sebagian tertangkap dan benar tidak patuh peraturan lalu lintas. “Kita periksa dan ditilang, tetap lakukan pengejaran sebagai efek jera bagi pengemudi lainnya,” katanya.

Selain upaya tiblantas oprasi patuh musi imbuh Indra, juga untuk mewujudkan polisi sebagai penggerak revolusi mental dan pelopor tertib sosial diruang publik, selain itu juga untuk mewujudkan Kamseltibcar lantas mantap menjelang arus mudik dan balik Indul Fitri 1436 H.

Salah satu pengendara mengaku terkejut adanya raiza kendaraan. “La lamo idak razia pak, kami dak tau,” elak pengemudi tadi, seraya mengaku jera ditilang polisi dan siap mematuhi aturan lalu lintas.

TEKS : SAUKANI

EDITOR : IMRON SUPRIYADI




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *