16 Calon Kades Tuntut Pemilihan Ulang

‪EMPAT LAWANG, KS – Tidak menerima hasil dan merasa ada kejanggalan selama proses pemilihan kepala desa (Pilkades), setidaknya 16 calon kades dari 11 Desa di Kecamatan Muara Pinang Kabupaten Empat Lawang mendesak dilaksanakan pemilihan ulang.

Ke 11 desa dimaksud diantaranya Desa Sawah, Seleman Ilir, Muara Timbuk, Batu Galang, Talang Benteng, Sapa Panjang, Padang Burnai, Pajar Menang, Tanjung Tawang, Niur dan Muara Pinang Lama.‬

Disampaikan perwakilan dari 16 Calon Kades, Ansor, ada tiga tuntutan dari seluruh calon Kades kepada Panitia Pilkades tingkat Kabupaten Empat Lawang.

“Yang pertama kami ingin keterbukaan dari Panitia, khususnya untuk Jumlah suara sah dan tidak sah, jangan terkesan tertutup,” katanya.

Ia menuntut, panitia Pilkades harus membuka kotak Audit untuk membuktikan kebenaran yang ada dalam pelaksanaan Pilkades lalu. “Kami minta panitia juga membuka kotak audit, kita harus terbuka,”imbuhnya.

‪Ansor menambahkan, panitia Pilkades juga harus menunda pelantikan Desa-desa yang disanggah oleh pihaknya. Sebab, sejumlah desa tersebut masih dalam proses sanggahan, dan harus ada penyelesaian dahulu sebelum penetapan pemenang. “Kami mohon Bupati agar menunda pelantikan desa-desa yang bermasalah ini,”tegasnya.

‪Sementara itu, Ketua Panitia Pilkades Kabupaten Empat Lawang H Burhansyah melalui Kepala Bidang Pemerintah Desa dan Kelurahan BPMPD Empat Lawang, Guntur Martandy menyampaikan, pihaknya siap menerima semua sanggahan terkait pilkades. Namun, harus sesuai prosedur dan mengikuti aturan.

“Kita terima semuanya sanggahan dari desa, tetapi prosesnya nanti setelah semua pelaksanaan Pilkades selesai,” jelas Guntur.

Sanggahan ? kata Guntur, jangan terkesan mengada-ada dan harus bisa memberikan bukti masuk akal. Terkait pembukaan kotak audit, dipastikan hasilnya tidak akan berubah dengan printout hasil pilkades. Selain itu, proses pilkades sudah dilaksanakan secara jujur, terbuka dan profesional. “Kalau ada sanggahan kita maklumi, tapi harus masuk akal dan bisa dipertanggungjawabkan dengan bukti jelas,” tukasnya.

TEKS : SAUKANI

EDITOR : IMRON SUPRIYADI

 




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *