Warga Desak Pilkades Rantau Dodor Dibatalkan, Tim Verifikasi Dituding “Main Mata”

EMPAT LAWANG, KS – Puluhan warga desa Rantau Dodor Kecamatan Pendopo Barat Kabupaten Empat Lawang, mendesak dilakukan verifikasi ulang terhadap salah satu calon kades diduga memiliki data kependudukan ganda.

Warga melakukan aksi damai di halaman Sekretariat Pemkab Empat Lawang, Selasa (19/5) sekitar pukul 10.00 WIB.

Dalam tuntutannya, warga mendesak panitian pemilihan kepala desa (Pilkades) Empat Lawang, membatalkan pelaksanaan pilkades Desa Rantau Dodor yang dijadwalkan awal Juni 2015. Sebab, salah satu calon yaitu Randika diduga memiliki kependudukan ganda di Empat Lawang dan di Kabupaten Lahat. Jika laporan warga ini benar, maka tim verifikasi berkas Pilkades Empat Lawang dianggap kecolongan, karena meloloskan seseorang yang tidak layak untuk diloloskan.

Selain tuntutan itu, puluhan warga juga mempertanyakan pembatalan balon kades yaitu Birawan. Dengan alasan tidak memenuhi ketentuan domisili lebih dari satu tahun, padahal warga tersebut siap membuktikan bahwa Birawan sudah tinggal di Rantau Dodor lebih dari satu tahun. Ini dibuktikan dengan ratusan tandatangan warga, menyatakan kebenaran tersebut.

“Ini ada apa?. Apa ada “main mata” (kecurangan, red) tim verifikasi dan panitia. Kok ada yang bermasalah diloloskan, ada yang tidak,” cetus salah satu warga. “Kami minta kejelasan, kalau perlu batalkan saja Pilkades tahun ini, dimundurkan 2016 saja,” imbuhnya.

Setelah sempat menyampaikan aspirasinya, beberapa orang perwakilan warga akhirnya berdialog di ruang Sekretaris Daerah (Sekda) Empat Lawang. Dialog tersebut dipimpin langsung oleh ketua panitia Pilkades, Sekretaris, BPMPD dan aparat kepolisian.

“Berdasarkan data yang sudah kami sampaikan pada panitia di tingkat Kabupaten, salah satu Calon Kades Rantau Dodor atasnama Randika memiliki kependudukan ganda. Selain itu, domisilinya di Desa Rantau Dodor belum genap satu tahun. Namun saat pengumuman hasil verifikasi berkas, calon tersebut dinyatakan lolos dan berhak mengikuti Pilkades,” ungkap M Rosi, warga lainnya.

Rosi juga menyatakan, jika memang peraturannya diperbolehkan memiliki kependudukan ganda dan domisili di desa kurang dari satu tahun, Balon Kades lainnya pun hendaknya diberlakukan hal yang sama. Sebab, salah satu Balon Kades Rantau Dodor atasnama Birawansya, dinyayakan gugur oleh tim verifikasi berkas, karena diduga domisilinya belum genap satu tahun.

“Kami hanya minta keadilan dan perlakuan yang sama, jangan pilih kasih terhadap semua Balon Kades,” imbuhnya seraya berharap, Pilkades Rantau Dodor hendaknya ditunda hingga ada kejelasan status dari tim verifikasi.

Sementara Darul, perwakilan warga lainnya menyampaikan, panitia Pilkades ditingkat kabupaten dan tim verifikasi berkas hendaknya secepat mungkin memeriksa pengaduan yang sudah mereka sampaikan beberapa hari lalu. “Jadwal Pilkades di desa kami tinggal 10 hari lagi, jika tidak segera ditindaklanjuti maka Balon Kades yang dinilai cacat hukum tersebut bisa lolos. Padahal sudah jelas-jelas melanggar peraturan yang sudah ditetapkan,” cetus Darul.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Panitia Pilkades Kabupaten Empat Lawang, Burhansyah menegaskan, segera memerintahkan panitia untuk menelusuri laporan atau pengaduan dari masyarakat tersebut. Ia juga memastikan, panitia di tingkat kabupaten akan bersikap netral terhadap siapapun Balon Kadesnya. “Keluarga saya sendiri banyak yang minta tolong, namun persyaratannya tidak lengkap dan tidak pernah saya tolong untuk urusan ini. Siapapun orangnya, kami panitia akan bersikap adil dan netral,” ungkap Burhansyah.

Ia berharap, warga yang datang ke Pemkab Empat Lawang hari ini (kemarin, red) maupun warga lainnya, hendaknya bersabar menunggu panitia dan tim melakukan penelusuran kebenaran laporan dimaksud. “Seluruh warga hendaknua tidak memancing atau membuat suasana menjadi kacau, beri waktu pada panitia dan tim, untuk menindaklanjuti laporan itu. Secepatnya akan kami berikan hasilnya, melalui panitia tingkat kecamatan hingga panitia di desa yang bersangkutan,” tukasnya.

Secara terpisah, Kepala BPMPD Empat Lawang yang juga menjabat sebagai Sekretaris Panitia Pilkades tingkat kabupaten, M Azhari mengatakan, lolosnya berkas salah satu Balon Kades Rantau Dodor, berdasarkan hasil verifikasi berkas yang dilakukan oleh tim verifikasi yang terdiri dari beberapa instansi. Seperti Dinas Pendidikan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Dinas Kesehatan dan tim lainnya.

“Jika memang laporan dari warga ini benar, bisa saja Pilkades di Rantau Dodor ditunda hingga gelombang kedua pada 2016 mendatang. Namun semuanya masih menunggu hasil penelusuran tim nanti, jadi kita tunggu saja beberapa hari kedepan,”tukasnya.

Teks : Saukani

Editor : Imron Supriyadi

 

 




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *