Hotel Aryaduta dan Novotel Sumbangsih Pajak Hotel Terbesar

Palembang – Dari jumlah total 174 hotel maupun kos-kosan yang ada di Kota Palembang, sumbangsih hotel terbesar untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pajak hotel adalah hotel Aryaduta, dengan sumbangsih rata-rata setiap bulannya Rp 500 juta.

“Yang terbesar Aryaduta, karena satu-satunya hotel bintang lima yang berdiri di Palembang. Tapi, sebenarnya, angka Rp 500 juta itu sedikit menurun jika dibandingkan bulan-bulan sebelumnya yang mampu tembus Rp 700 juta,”ungkap Kabid Pendataan dan Penetapan Pajak Daerah, Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Palembang Sodikin, Rabu (20/5).

Sodikin mengatakan, kemudian untuk kelas hotel bintang empat sumbangsih yang terbesar adalah hotel Novotel dengan angka Rp 400 juta lebih setiap bulannya disusul hotel Arista dengan sumbangsih kisaran Rp 400 juta.

“Kalau hotel bintang empat lainnya seperti, Horison dan lainnya masih kecil, belum terlalu besar seperti Novotel dan Aryaduta, karena hotel itu baru berdiri, sementara untuk hotel-hotel melati pajak bulanannya kisaran puluhan juta, kemudian baru disusul kos-kosan,”katanya.

Sodikin menjelaskan, untuk sistem pembayaran pajak hotel tersebut dihitung memakai metode menghitung pajak sendiri (MPS). Jadi pihak hotel akan menghitung berasa besar tingkat hunian di hotelnya masing-masing.

“Semakin banyak yang menginap, maka semakin besar pemasukan pajak untuk PAD kita. Pajak yang kita kenakan adalah 10 persen dari jumlah total hunian setiap bulannya. Sifatnya mereka akan melapor ke kita,”bebernya.

Sambungnya, walaupun pihak hotel yang melakukan penghitungan sendiri terhadap berapa banyak jumlah hunian hotelnya, data yang diberikan dipastikan akurat. Karena, apabila mereka “bermain” maka, sangsi denda sudah menunggu.

“Kalau mereka kurang bayar, akan diperiksa dan ditambah denda, tidak ada yang bermain. Apalagi hotel-hotel besar,”katanya.

Sodikin menambahkan, target pajak hotel tahun 2015 ini sebesar Rp 41 miliar, dimana setiap bulannya pihaknya mampu merealisasikan 8,3 persen atau sekitar Rp 3 miliar lebih perbulannya.

“Sekarang realisasi untuk pajak hotel sudah Rp 13 miliar lebih. Artinya sudah melampaui target yang ditentukan untuk triwulan pertama di tahun 2015 ini,”tutupnya.

Teks : Trie Marsata

Editor : Imron Supriyadi

 

 




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *