Angkutan Proyek Berlalu, Polisi di Lahat Acuh Saja

LAHAT, KS – Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resort (Satlantas Polres) Lahat sama sekali tidak menindak tegas mobil fuso yang melintas di jalan protokol Kabupaten Lahat. Padahal sudah ada aturan, dimana jalan protokol tidak boleh dilalui truk sejenis fuso. Diduga mobil fuso tersebut adalah kendaraan bermuatan barang proyek di Lahat. Namun faktanya Satlantas Polres Lahat bukan menilang atau menindak tegas, bahkan sebaliknya, sejulah polisi hanya duduk santai di pos Simpang Empat Pasar Lematang Lahat.

Hal ini sangat kontras dengan sikap polisi terhadap angkutan truk batubara. Jika ada angkutan truk batubara melintas, Satlantas Polres Lahat sangat sigap melakukan tilang. Sementara terhadap mobil fuso yang mengangkut barang proyek, polisi ini sama sekali tidak melakukan tindakan. Bahkan mereka terlihat santai ketika melihat fuso melintas di jalan protokol. Sesekali terlihat ada mobil patwal Satlantas yang ikut mengawal mereka.

Sebelumnya, Dinas Perhubungan Kabupaten Lahat telah memberikan rambu-rambu, jika mobil truk maupun sejenisnya, tidak boleh melintas di jalan protokol. Mereka harus melintas di jalan lingkar yakni jalan Desa Talang Kabu – Manggul. Namun kenyataannya mobil tersebut masih saja melintas dan tidak ada tindakan dari Polres Lahat.

Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polres Lahat AKP.Marully,S.H mengatakan, pihaknya hanya memperlancar arus lalu lintas kendaraan tersebut, karena mobil yang dimaksud adalah kendaraan yang membawa alat maupun barang proyek di Lahat

“Jika tidak dikawal mungkin terjadi penodongan di jalan, sebaliknya jika kendaraan tersebut harus melintas di jalan lingkar Desa Talang Kabu-Manggul itu terlalu jauh. Kita hanya memperlancar arus lalu lintasnya saja,” ujarnya singkat, sambil menunjuk ke arah hulu yang mengartikan bahwa kendaraan tersebut adalah milik PT.Supreme Energi.

Terpisah, Yadi (52) warga Lahat yang kebetulan sedang makan nasi gemuk di Pasar Lama mengatakan, pihaknya minta agar polisi harus melakukan tilang. “Jangan cuma bisa nilang yang lemah saja, namun disamakan antara satu dan lainnya, polisi jangan pandang bulu dalam mengatur ketertiban lalu lintas ini,” ujarnya.
TEKS : JUMRA ZEFRI

EDITOR : IMRON SUPRIYADI

 

 




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *