Tingkatkan Perekonomian, Dempo Permai Jadi Pasar Modern

PAGARALAM, KS – Upaya meningkatkan perekonomian di Bumi Besemah ini, Walikota Pagaralam dr Hj  Ida Fitriati Basjuni MKes, bakal meningkatkan dan mengembangkan Pasar  Dempo Permai yang terletak di jantung kota ini menjadi pasar modern.

Dikatakan Ida, keberadaan pasar Dempo Permai yang merupakan kebanggan masyarakat Besemah sejak beberapa puluh tahun lalu,  hingga kini kondisinya tetap seperti itu-itu saja. Pasar tersebut merupakan hasil pembangunan Kabupaten Lahat, dikala Kota Pagaralam masih berstatus kecamatan. Karena itu, pihaknya akan melakukan rehab agar pasar tersebut lebih cantik dan modern.

“Sejauh ini sudah dalam tahap perencanaan. Tinggal lagi menunggu dananya turun hingga pasar ini dapat dipercantik,” ujarnya, kemarin.

Upaya perbaikan pasar ini lanjutnya, dilakukan lantaran pasar Dempo Permai merupakan salah satu ikon Kota Pagaralam. Bagaimana tidak, pasar inilah yang lebih dikenal masyarakat Pagaralam.

“Ratusan kios dengan bangunan dua lantai tersebut semuanya bakal diperbaiki hingga menjadikan pasar tersbut lebih bagus lagi,” sambungnya.

Kendati demikian kata Ida, status pasar Dempo Permai saat ini milik Pemkot Pagaralam. Di mana, pemilik kios wajib membayar sewa sesuai letak yang telah ditentukan. Hal ini dilakukan untuk menambah PAD Kota Pagaralam. Selain Pasar Dempo Permai,  pihaknya akan melakukan pembangunan dan perbaikan pasar Sub Agrobisnis Terminal Nendagung menjadi pasar Tradisional Modern.

“Ya, kondisi pasar Nendagung selanjutnya akan dikembangkan lagi hingga nantinya kawasan ini juga dapat menjadi pusat perekonomian selain pasar Dempo Permai,” tegasnya.

Ditambahkan Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, UKM dan PP Kota Pagaralam Rahmad Madroh SSos MM, pihaknya akan mengoptimalkan beberapa pasar. Selain mengatur pedagang kaki lima pasar diharapkan bisa terpusat dan teratur.

“Meski begitu, kita tengah berupaya menjauhkan kesan semrawut di sejumlah pasar yang ada,” katanya seraya berharap adanya dukungan dari seluruh lapisan masyarakat.

TEKS : ANTONI STEFENI

EDITOR : IMRON SUPRIYADI

 




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *