Segel Tower BTS Ilegal 

PAGARALAM, KS-Sejumlah bangunan telekomunikasi (tower, red) di Bumi Besemah yang belum mengantongi izin resmi alias ilegal bakal disegel. Tindakan dimaksud diterapkan, bila menemukan adanya  pendirian bangunan tanpa rekomendasi maupun izin instansi terkait.

Pantauan di lapangan, keberadaan bangunan tower based trancivier system (BTS), yang masih dalam tahap pengerjaan di kawasan Talang Jelatang, Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Pagaralam Selatan, dihentikan secara paksa oleh tim gabungan Pemkot Pagaralam.

Selain pengerjaannya dihentikan, kondisi bangunan tower dengan ketinggian rangka sekitar 25 meter tersebut, juga disegel oleh petugas gabungan Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu (KPPT), Sat Pol PP, Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup, Kecamatan dan pihak Kelurahan setempat.

“Rencana pembangunanan menara BTS tersebut belum punya izin dan lokasinya tepat berada di kawasan pemukiman warga,” ujar.Kepala KPPT Kota Pagaralam, Kharudin SE MM, kemarin (12/5).

Menurut dia, pembangunan tower di kawasan Talang Jelatang, Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Pagaralam Selatan, merupakan bangunan bermasalah lantaran tidak memiliki rekomendasi dan izin dari SKPD terkait.

“Ya, kita langsung memberhentikan pengerjaan pembagunan menara tersebut dengan cara menggembok pintu pagar tower,” katanya.

Ia mengatakan, tindakan dimaksud dilakukan karena pembangunan tower tersebut tidak ada rekomendasi dari sejumlah Satker, mulai dari Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Dishubkominfo. Termasuk pula izin mendirikan bangunan (IMB) dari Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu.

“Sebelum melaksanakan pembangunan, tentunya ada prosedurnya untuk mendirikan bangunan. Misalnya harus ada rekomendasi dan izin dari pihak-pihak terkait,” terangnya.

Ditambahkan Kepala Kantor Sat Pol PP dan Linmas Kota Pagaralam, Drs Bhakti Nadjamudin MSi, bersama Satker terkait pihaknya melakukan penyetopan pengerjaan tower telekomunikasi.

“Sebagai aparat penegak Perda, sejumlah personel akan terus melakukan monitor di lokasi tersebut,” sebutnya seraya berujar, bila hal itu tidak diindahkan alias membandel akan dilakukan tindakan tegas.

TEKS : ANTONI STEFEN

EDITOR : IMRON SUPRIYADI

 




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *