9 Balon Kades Gulung Berkas Duluan, Gagal Uji Kompetensi

EMPAT LAWANG, KS – Meskipun belum diumumkan secara resmi hasil verifikasi segenap bakal calon (Balon) kades, yang akan mengikuti Pilkades serentak sistem evoting se Kabupaten Empat Lawang. Dipastikan 9 orang balon harus menggulung berkas lebih dulu, dan dinyatakan gagal menjadi calon kades.

Ke 9 balon kades gagal tersebut antara lain, 2 orang dari Desa Tanjung Kupang Baru Kecamatan Tebing Tinggi, 3 orang dari desa Sukadana Kecamatan Muara Pinang, 2 orang dari Desa Gunung Meraksa Baru Kecamatan Pendopo serta dua orang dari desa Air Klinsar Kecamatan Ulu Musi. Dinyatakan gagal, berdasarkan hasil uji kompetensi tidak masuk dalam lima besar rangking nilai hasil tes tertulis, di laksanakan di Gedung Serbaguna pemkab Empat Lawang, Selasa (12/5).

“Uji kompetensi hanya diikuti empat desa dari empat kecamatan, karena balon kadesnya lebih dari lima orang,” ungkap Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (BPMPD) Empat Lawang, M Azhari.

Total peserta uji kompetensi? kata Azhari sebanyak 29 orang dari empat desa tadi. Nah, setelah dilakukan perengkingan nilai hasil tes setiap desa hanya diambil lima balon. Sisanya ada 9 orang dinyatakan gagal. Sebab, sesuai ketentuan calon kades ditetapkan tidak boleh lebih dari lima orang dan minimal dua orang.

Setelah hasil ini imbuhnya, semua masih tercatat balon kades. Karena penetapan calon kades, masih menunggu hasil verifikasi berkas oleh tim Pemkab Empat Lawang. Tak dipungkiri, kemungkinan besar masih ada balon kades di beberapa desa lain yang dinyatakan gugur, jika berkas diajukan tidak sesuai ketentuan atau bermasalah.

“Ada 109 desa melaksanakan pilkades serentak sistem e voting 2015 ini. Hanya empat desa balonnya lebih dari lima orang, sisanya dibawah lima orang dan minimal dua orang,” beber Azhari menambahkan, proses verifikasi masih berlangsung, insyaAllah segera diumumkan dan langsung
pengundian nomor urut calon kades per desa.

Bagi yang gagal, Azhari mengimbau agar tetap legowo. Sebab proses verifikasi dan uji kompetensi dilakukan secara profesional, jujur dan terbuka. Selain itu ia menegaskan, para balon kades jangan terpengaruh isu ataupun informasi memancing suasana. Sebab, sesuai ketegasan bupati Empat Lawang, bagi siapa saja calon kades yang membuat gaduh atau kericuhan akan di proses secara hukum bahkan di diskualifikasi.

“Kita tegaskan, harus menjaga kondusifitas. Kalau buat gaduh kita diskualifikasi semuanya, bila perlu desa yang ricuh pilkadesnya kita tunda,” tegasnya.

Untuk diketahui, tahapan proses demokrasi pilkades serentak sistem e voting Kabupaten Empat Lawang kondusif. Mulai pendaftaran, verifikasi berkas dari panitia desa, kecamatan dan Pemkab Empat Lawang
berlangsung sesuai ketentuan. Termasuk proses uji kompetensi bagi desa yang balon kadesnya lebih dari lima orang, berlangsung aman dengan penjagaan aparat kepolisian.

Sebagai agenda besar daerah, segenap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dilibatkan dalam mensukseskan pilkades 2015. Sebab, Empat Lawang diproyeksikan menjadi pilot project dan lokasi study banding sejumlah daerah di Indonesia, jika sukses melaksanakan pilkades serentak sistem e voting.

TEKS : SAUKANI

EDITOR : IMRON SUPRIYADI




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *