Over Kapasitas, TPA Bendi Jadi “Lautan Sampah”

TPA Bendi, Muara Dua yang Over Kapasitas. | Dok KS

TPA Bendi, Muara Dua yang Over Kapasitas. | Dok KS

MUARADUA – TPA (Tempat Pembuangan Akhir) di Desa Bendi tersebut over kapasitas sehingga sampah-sampah tersebut menggunung dan sampai keluar ke jalan. Bukan hanya itu, bahkan menimbulkan bau menyengat di saat melintasi kawasan ini.

Wayan (17), warga Muaradua yang kebenaran melintas di depan TPA tersebut menjelaskan, kalau tumpukan sampah sekarang jauh lebih lebih para dibandingkan sebelumnya.

“Waduh, minta ampun bau sampahnya. Biasanya tidak separah ini, mungkin dikarenakan kondisi sampahnya sudah over kapasitas di TPA ini,” ujar Wayan.

Tak dapat dipungkiri, kondisi ini membuat miris warga yang melintas di daerah itu. Bahkan, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan masih luas cukup luas untuk tempat pembuangan sampah.

Kalau daerah yang layak dijadikan TPA, mungkin sampah di Desa Bendi tidak sampai menggunung seperti itu. Apalagi lokasi ini merupakan jalan penghubung menuju objek wisata kebanggaan masyarakat OKU Selatan yaitu Danau Ranau yang telah menjadi icon kabupaten ini.

Namun mengapa harus dihiasi dengan menumpuknya sampah di lokasi tersebut. Apalagi Saat ini Pemerintah Kabupaten OKU Selatan telah mengalokasikan dana untuk pembangunan TPA (Tempat Pembuangan Akhir) di Desa Pelawi, yang letaknya tidak berjauhan dengan TPA Bendi.

Namun saat ini TPA tersebut belum bisa dioperasikan sehingga menggakibatkan relokasi sampah dari TPA Bendi ke TPA Pelawi jadi tertunda.

”Proses relokasi sampah dari TPA Bendi ke TPA Pelawi belum bisa dilakukan karena saat ini proyek jalan menuju TPA tersebut belum serah terima, dan juga kita selaku Dinas PU hanya berfungsi sebagai pelaksana kontruksinya saja,” kata Plt. Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten OKU Selatan, Faisal, ST kepada Kabar Sumatera.

Ditambahkan. masalah teknis dan terkait izin Amdal itu merupakan kewenangan Dinas Koperasi, Perdagangan, UKM dan Pasar serta Kantor Lingkungan Hidup Kabupaten OKU Selatan.

“Namun yang pasti lokasi TPA di Desa Pelawi tersebut akan mampu menampung debit sampah khususnya yang berasal dari kota Muaradua dan wilayah lainnya. Apalagi lahan seluas 30 hektare untuk pembuangan sampah tersebut telah menjadi miliki Pemerintah Kabupaten OKU Selatan,” ujarnya.

TEKS : FITRI

EDITOR : FJ ADJONG




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *