Booking.com

80 Persen Gangguan Listrik Disebabkan Pohon

Ilustrasi Perawatan Gardu Listrik | Dok KS

Ilustrasi Perawatan Gardu Listrik | Dok KS

PALEMBANG – General Manajer PT PLN wilayah Sumsel, Jambi dan Bengkulu (S2JB) Paranai Suhasfan mengaku, 80 persen gangguan aliran listrik di Kota Palembang disebabkan tanaman tumbuh atau pohon milik Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang.

Paranai mengatakan, pihaknya berharap Pemkot Palembang berperan aktif dalam melakukan pemangkasan pohon. Terutama pohon yang ada di jalan-jalan protokol, seperti di Jalan Demang Lebar Daun dan lainnya.

“80 persen gangguan listrik di Palembang itu disebabkan tanaman tumbuh. Jadi harus dipangkas,” ungkapnya, usai melakukan audiensi dengan Plt Wali Kota, di ruang rapat II Sekretariat Daerah (Setda) Palembang, Selasa (24/2).

Ungkap Paranai, dalam melakukan pemeliharaan terhadap jaringan listrik di Palembang, pihaknya sangat membutuhkan peran Pemkot Palembang. Sehingga, gangguan listrik kepada pelanggan dapat ditekan seminimalisir mungkin.

“Kami rasa, Pemkot Palembang punya peran besar untuk melakukan itu. Sehingga, dinas terkait dapat melakukan pemangkasan pohon yang mengganggu jaringan listrik,”katanya.

Paranai mengaku, jika pohon-pohon yang mengganggu tetap dibiarkan, maka pihak Pemkot Palembang sendiri yang rugi.

“Karena, saat ini saja setiap bulannya untuk penerangan jalan kita setor sekitar Rp11 miliar untuk Pemkot Palembang sebagai pajak untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD). Tentu kalau tidak ada gangguan maka potensinya akan lebih meningkat lagi,”akunya.

Sementara itu, Plt Wali Kota Palembang, Harnojoyo mengatakan, kebutuhan masyarakat terhadap listrik itu sudah menjadi kebutuhan primer. Sebab, segala aktivitas pada umumnya tergantung listrik. Sehingga, jika listrik padam akan berpengaruh luas.

“Kita berharap agar PLN dapat terus meningkatkan pelayanannya kepada masyarkat. Sebab listrik sudah seperti kebutuhan primer,” harapnya. Terkait pemangkasan pohon, sambung Harnojoyo, sudah dilakukan oleh Dinas Penerangan Jalan, Pertamanan dan Pemakaman (DPJPP) Palembang.

“Pohon yang dianggap mengganggu akan kita pangkas. Hal itu sudah dilakukan sejak lama melalui dinas DPJPP Palembang,” tutupnya.

 

TEKS       : ALAM TRIE MARSATA

EDITOR   : RINALDI SYAHRIL

 

 




Leave a Reply

Your e-mail address will not be published. Required fields are marked *

Web development by oktopweb.com