Isu Pengangkatan CPNS K2 Susulan Bikin Heboh Empat Lawang

Ilustrasi | Antarafoto.com

Ilustrasi | Antarafoto.com

EMPAT LAWANG – Sejumlah guru honorer kategori kedua (K2) belum diangkat menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) kembali heboh. Pasalnya, marak penelpon gelap mengatasnamakan sekretaris Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Empat Lawang Syafei Marzuki, menjanjikan ada pengangkatan CPNS K2 susulan.

Tak tanggung-tanggung, sasaran informasi palsu itu disebar si penelpon melalui sejumlah kepala sekolah (Kepsek) di Empat Lawang.

Seperti diungkapkan Herlina, Kepala SMA Negeri 1 Saling. Ia menerima telp mengatasnamakan sekretaris BKD Empat Lawang, Rabu (18/2) sekitar pukul 09.00 WIB.

Nomor phonsel penelpon 081222596126, meminta kepsek mendata kembali nama-nama guru honorer di SMA Negeri 1 Saling untuk diangkat menjadi CPNS Katagori II (K2) data base susulan.

“Ya, saya bingung K2 mana, kan sudah dilantik beberapa minggu lalu,” kata Herlina dibincangi Kabar Sumatera, kemarin.

Karena bingung aku Herlina, ia pun mengajak si penelpon untuk ketemu langsung. Namun, si penelpon menolak dengan alasan sibuk.

“Aku ajak ketemuan dak mau, katonyo sibuk,” jelasnya menambahkan, ia pun langsung ke BKD Empat Lawang untuk konfirmasi langsung.

“Kebenaran pak saya ado di pemkab, kito ketemuan di BKD? Dijawabnya, tiak usah buk nanti saya hubungi lagi kami lagi sibuk. (Percakapan terakhir, red),” benar saja setelah dikonfirmasi dengan Sekretaris BKD ternyata penelepon gelap.

Sementara itu Sekretaris BKD Empat Lawang Syafei Marzuki ketika dikonfirmasi tak menampik, sudah ada beberapa laporan kepala sekolah terkait penelpon gelap mengatasnamakan dirinya.

Bukan hanya SMA Negeri 1 Saling, termasuk SMA Negeri 2 Tebing Tinggi dan sejumlah kepala Sekolah Dasar (SD).

Ia menegaskan, informasi pengangkatan CPNS kategori II susulan itu bohong. Jika pun ada informasi demikian, silahkan konfirmasi ke BKD dahulu dan jangan terpancing.

Apalagi jika penelpon meminta sejumlah uang untuk pengurusan berkas. “Tidak ada itu, bohong. Saya tidak pernah menelpon kepsek terkait pengangkatan K2,” tegas Syafei.

Secara terpisah Sekda Empat Lawang H Burhansyah mengatakan, agar kepsek di Empat Lawang dan para guru honorer tidak mudah terpancing informasi tak bertanggungjawab.

Jika ada telpon atau pesan apapun terkait pengangkatan CPNS ataupun bantuan untuk sekolah, segera konfirmasi ke Disdik dan BKD.

“Jika perlu dipancing dulu si penelpon gelelap itu biar keluar, kita proses secara hukum,”tukasnya.

 

TEKS          : SAUKANI

EDITOR      : FJ ADJONG

 




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *