Dinas Kesehatan Empat Lawang Rekrut Bidan PTT

EMPAT LAWANG – Memaksimalkan pelayanan kesehatan di tingkat desa, Pemkab Empat Lawang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes),kembali merekrut bidan berstatus pegawai tidak tetap (PTT) atau kontrak.

Untuk 2015 ini penerimaan bidan PTT dialokasikan sebanyak 30 orang, akan ditempatkan di sejumlah desa yang jaraknya cukup jauh dari pusat kota atau Pukesmas.

Mengenai gaji, setiap bulan di kisaran Rp 1.400.000,- per bulan, dari APBD Empat Lawang.

“Sudah ada 32 bidan daftar, nanti diseleksi tim Dinkes Empat Lawang, BKD dan Inspektorat mulai dari berkas, ujian tertulis hingga wawancara,” jelas Kepala Dinkes Empat Lawang, M Taufik melalui Sekretaris, Syharial Podril, kemarin.

Perekrutan bidan PTT kata Syahrial, sudah ada sejak anggaran 2011 lalu. Namun karena kontrak kerjanya hanya satu tahun, setiap tahun dilakukan evaluasi dan seleksi ulang.

Seleksi sendiri, tidak mesti yang sudah menjadi bidan PTT akan terpilih lagi. Karena ada nominasi dan ketentuan sesuai prosedur, bisa saja ada bidan baru terpilih.

Syarat mutlak jelasnya, bidan PTT wajib ada sertifikat asuhan persalinan normal (APN) sebagai pendidikan tambahan bidan.

“Kita utamakan bidan yang sudah mengabdi di Empat Lawang, misalnya sebagai tenaga kerja sukarela (TKS) atau yang sudah bertugas di Puskesmas,” jelas Syahrial.

Selain itu, dilakukan evaluasi keaktifan dan kinerja bidan PTT yang sudah terdaftar di tahun sebelumnya. Kalau terbukti melalaikan tugas atau tidak disiplin ya ada evaluasinya. Yang jelas imbuhnya, seleksi bidan PTT dilakukan setiap tahun.

Penempatan bidan PTT, dimaksimalkan memajukan posyandu atau poskesdes. Dengan kata lain, jika pelayanan bidan PTT menggunakan fasilitas pemerintah, tentu juga gratis sesuai program pemerintah.

Kecuali jika ada bidan PTT membuka praktek sendiri, itu diluar kebijakan dan harus tetap profesional saja.

“Akan kita pantau terus perkembangannya, sesuai harapan bupati kedepan jika warga Empat Lawang sakit bisa berobat didesanya sendiri,” imbuhnya.

Untuk diketahui, pendaftaran seleksi bidan PTT berakhir pada Jum’at (20/2) dan pelaksanaan tes direncanakan setelah pemberkasan selesai.

“Kami siap mengabdi di desa, selain menambah pengalaman dan menerapkan ilmu kebidanan. Kan ada gajinya, lumayan kak,” kata salah satu peserta bidan PTT.

 

TEKS        : SAUKANI

EDITOR     : FJ ADJONG

 




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *