“PALI dan Muratara Belum Tentu Bisa Seperti Linggau”

LUBUKLINGGAU – Forum Silaturahmi Kepala Daerah (Forsikada) se-Sumatera Selatan, Rabu (18/2) melaksanakan pertemuan bulanan di Kota Lubuklinggau. Pada momen ini juga dilangsungkan peresmian outlet souvenir dan peletakan batu pertama rumah wanita.

Peresmian outlet di Jalan Ahmad Yani simpang tiga RCA dan peletakan batu pertama rumah wanita di sebelah rumah Dinas Walikota di Kelurahan Petanang dipimpin ketua TP PKK Provinsi Sumatera Selatan,Hj Eliza Alex, didampingi ketua TP PKK Lubuklinggau,Hj Yetti Oktarina Prana, Ketua GOW Lubuklinggau, Hj Sri Haryati Sulaiman dan ketua istri kepala daerah lainya.

Hj Eliza Alex mengapresiasi kinerja ketua TP PKK Lubuklinggau karena telah memberikan inovasi dan kreativitas yang luar biasa dengan mendirikan kios UP2K dan rumah wanita.

“Saya mengharapkan ketua TP PKK kota/kabupaten lain dapat berinisiatif seperti Kota Lubuklinggau.ini semua karena dukungan yang luar biasa dari Walikota,sehingga bisa seperti ini, sama seperti dukungan gubernur, tinggal kitanya saja mau buat kegiatan apalagi,”harapnya.

Ia juga menyarankan agar seluruh TP PKK di bumi Sriwijaya dapat berpikir cerdas karena bisa melaksanakan berbagai kegiatan sebab memiliki banyak mitra salah satunya seluruh SKPD.

Sebagai contoh,lanjut dia, ini bisa diadopsi kota/kabupaten, TP PKK Sumsel ada satu TPA (tempat penitipan anak) sesen pun tidak mengeluarkan dana, bangunannya dilakukan PU Cipta Karya, pengamanan dari Pol PP, bahkan bisa dapat uang dari sana,yakni dari biaya penitipan anak.

Sementara itu, Ketua TP PKK Lubuklinggau, Hj Yetti Oktarina Prana dalam sambutanya kemarin mengucapkan terimakasih kepada seluruh istri kepala daerah dan tamu undangan lainya yang telah hadir di Lubuklinggau.

Dikesempatan ini, ia juga berharap Pemerintah Kota Lubuklinggau dapat sesegera mungkin melanjutkan pembangunan rumah wanita yang akan dilengkapi dengan berbagai ruang dan fasilitas pendukung eksplorasi kemampuan Lubuklinggau.

Rina sapaan Hj Yetti Oktarina prana menuturkan pembangunan rumah wanita tersebut untuk memberikan wadah berkumpul dan sarana promosi kemampuan organisasi-organisasi wanita di Lubuklinggau.

Sedangkan, peresmian kios souvenir untuk memberikan tempat khusus bagi UP2K untuk berjualan produk khas Lubuklinggau.

 

TEKS         : SRI PRADES

EDITOR     : FJ ADJONG

 

 




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *