Serap Aspirasi, Wabup OKI Kunjungi 18 Kecamatan

Wakil Bupati OKI,  Muhammad Rifai, SE | Dok KS

Wakil Bupati OKI, Muhammad Rifai, SE | Dok KS

KAYUAGUNG – Dalam rangka menyerap aspirasi dari masyarakat di wilayah Bumi Bende Seguguk, Wakil Bupati (Wabup) Ogan Komering Ilir (OKI), HM Rifa’I, turun ke 18 kecamatan dalam wilayah Kabupaten OKI. Selain itu, kunjungan orang nomor 2 di OKI untuk mendeteksi secara dini permasalahan yang terjadi di tingkat desa dan kecamatan.

Wabup OKI mengatakan, hingga saat ini pihaknya sudah melakukan kunjungan kerja ke 13 kecamatan, yakni Kayuagung, Tanjung Lubuk, Teluk Gelam, Pedamaran, Sirah Pulau Padang, Pampangan, Pangkalan Lampam, Tulung Selapan, Jejawi, Mesuji Induk, Mesuji Raya, Mesuji Makmur dan Sungai Menang.

“Masih 5 kecamatan lagi yang belum kita kunjungi, yakni Kecamatan Air Sugihan, Cengal, Pedamaran Timur, Lempuing Induk dan Lempuing Jaya,” ujarnya, Selasa (12/2)

Dari kunjungan kerja yang umumnya diselenggarakan di aula kecamatan, kata Wabup, pihaknya banyak sekali menerima masukan dan keluhan dari masyarakat di masing-masing kecamatan.

“Pada umumnya keluhan masyarakat ini masalah lahan yang sedang digarap oleh perusahaan, entah itu permasalahan ganti rugi yang belum diselesaikan, penyerobotan lahan dan sebagainya,” bebernya.

Dikatakannya, permasalahan lahan yang dikeluhkan warga adalah masuknya PT Samora Usaha Jaya (SUJ) di Kecamatan Tulung Selapan, dimana warga menolak lahan pertanian mereka hendak dijadikan areal perkebunan kelapa sawit.

“Di sini saya juga sebagai Ketua Tim Terpadu Penyelesaian Sengketa Lahan dan Tapal Batas Pemkab OKI, keluhan masyarakat ini akan kita tampung dan dicarikan solusi,” terangnya.

Bukan hanya menampung keluhan dan aspirasi masyarakat, tegas Wabup, pihaknya berharap kepala desa (Kades) dan Camat dapat bersinergi untuk menyelesaikan permasalahan yang dihadapi warga di wilayah masing-masing.

“Sekecil apa pun masalah, Kades harus bisa menyelesaikannya di tingkat desa, namun penyelesaian yang diharapkan dengan jalan musyawarah. Jika di tingkat desa belum clear, bawa ke tingkat kecamatan. Dan jika masih belum menemukan solusi, baru dibawa ke tingkat kabupaten,” urainya.

Wabup juga dalam sebulan terakhir ini aktif melakukan kunjungan ke dinas instansi, hal itu juga dalam rangka peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

“Dinas instansi juga sebagai stakeholder sering menghadapi berbagai kendala dalam rangka pelayanan kepada masyarakat, nah ini yang akan kita carikan solusi. Jika masyarakat atau pegawai perlu menyampaikannya empat mata, rumah dinas dan pribadi saya terbuka 24 jam untuk menampung keluhan masyarakat,” tandas mantan Anggota DPRD OKI periode 2009 – 2014 ini.

 

TEKS       : DONI AFRIANSYAH

EDITOR   : FJ ADJONG




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *