Rhido Yahya Pimpin Upacara Hari K3

Walikota Prabumulih memberikan piagam kepada pihak  perusahaan yang sudah mengikuti progran K3 | Dok KS

Walikota Prabumulih memberikan piagam kepada pihak perusahaan yang sudah mengikuti progran K3 | Dok KS

Menghadapi era globalisasi dan keterbukaan sekarang ini kemampuan dan ketrampilan serta sumber daya manusia sangat diperlukan untuk menjadi tenaga yang handal, karena tanpa itu perusahaan akan mengalami defisit serta kolaps dalam persaingan dengan perusahaan lain, tetapi semua itu tentu ditunjang dengan adanya kesehatan dan keselamatan kerja bagi karyawan yang mengelola perusahaan agar perusahaan dapat menghasilkan profit yang akan meningkatkan kesejahteraan karyawan.

Dengan adanya kesehatan dan keselamatan kerja dilingkungan kerja tentu berdampak dengan adanya persaingan yang baik serta adanya kompetensi diantara karyawan dalam meningkatkan kemampuannya, maka dengan sudah diterapkannya hari kesehatan dan keselamatan kerja tentu ini membuat para karyawan akan semakin nyaman dalam bekerja.

Untuk itu, pada peringatan hari kesehatan dan keselamatan kerja tahun 2015 ini yang diperingati oleh seluruh karyawan di seluruh Indonesia, dan ini juga berlaku untuk kota Prabumulih pada pelaksanaan hari Kesehatan dan Keselamatan Kerja dilaksanakan di lapangan Ria Jaya Pertamina Prabumulih yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Prabumulih Ir. H. Ridho Yahya, MM yang dihadiri oleh Kajari, Ketua Pengadilan, Kapolres, Koramil, Kepala SKPD, Dharma Wanita, Direktur Rumah Sakit Umum Prabumulih di lingkungan pemerintahan kota Prabumulih serta tamu undangan lainnya

Pada peringatan hari Kesehatan dan keselamatan kerja walikota yang membacakan pidato Menteri Tenaga Kerja mengatakan peringatan hari kesehatan dan keselamatan kerja pada tanggal 12 Januari 2015 merupakan tahun pertama bagi bangsa Indonesia untuk berjuang, berperan aktif dan bekerja secara kolektif dan terus menerus dalam mewujudkan Indonesia berbudaya K3 tahun 2015 menuju tercapainya Visi K3 Kemandirian Masyarakat Indonesia Berbudaya K3 tahun 2020.

Sejalan dengan program pemerintah pada cabinet kerja dalam peningkatan kwalitas hidup manusia, produktivitas dan daya saing, kemandirian ekonomi dan revolusi karakter bangsa, maka salah satu tantangan besar yang kita hadapi adalah sektor ketenagakerjaan karena kwalitas sumber daya manusia baik yang akan memasuki dunia kerja maupun yang telah bekerja tentu dibutuhkan usaha-usaha nyata guna peningkatan kwalitas sumber daya manusia dalam berbagai sektor, maka untuk itu diperlukan optimalisasi peran lembaga-lembaga pelatihan, lembaga pendidikan perlu dilakukan guna menciptakan kwalitas sumber daya manusia yang kompeten, produktif dan berdaya saing.

Disisi lain peningkatan kompetensi sumber daya manusia juga harus diikuti dengan pemahaman keselamatan dan kesehatan kerja karena K3 merupakan salah satu aspek penting dalam perlindungan ketenagakerjaan disamping perlindungan pengupahan, jaminan sosial, kebebasan berserikta, hubungan kerja dan lainnya semua merupakan hak dasar dari setiap tenaga kerja yang ruang lingkupnya telah berkembang sampai pada kesemaltan dan kesehatan masyarakat secara nasional.

Mengingat bahwa pelaksanaan K3 dan pengembangannya, serta guna mencapai kemandirian masyarakat Indonesia berbudaya K3 tidak mungkin hanya dilakukan oleh pemerintah c/q Kementerian Ketenagakerjaan, maka pada kesempatan kali ini dihimbau serta mengajak dan mendorong agar semua kementerian, pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten/Kota, para Cendikiawan, perguruan tinggi, organisasi profesi, asosiasi, pimpinan perusahaan, pekerja dan masyarakat lainnya melakukan upaya-upaya konkrit terhadap pelaksanaan K3 dilingkungannya masing-masing sehingga budaya K3 benar-benart terwujud disetiap tempat diseluruh Indonesia. ( ADV )




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *