Pesawat Militer Jepang Mendarat Mendadak di Palembang

Mendadak Lakukan Pendaratan - Pesawat militer milik Pemerintahan Negara Jepang, terparkir di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang, Kamis (12/2).Pendaratan pesawat tersebut dalam rangka pelatihan kegiatan navigasi penerbangan. | Foto : Bagus Kurniawan

Mendadak Lakukan Pendaratan – Pesawat militer milik Pemerintahan Negara Jepang, terparkir di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang, Kamis (12/2).Pendaratan pesawat tersebut dalam rangka pelatihan kegiatan navigasi penerbangan. | Foto : Bagus Kurniawan

Pesawat militer milik Pemerintahan Negara Jepang dari Cairns Australia tujuan Saporo Jepang, Kamis (12/2), pukul 14.00 wib, mendadak mendarat di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang.

Ternyata pendaratan pesawat tersebut dalam rangka pelatihan kegiatan navigasi penerbangan. Rombongan yang ada di dalam pesawat berjumlah 40 kru dipimpin Colonel Takumi Okamoto, disambut langsung Komandan Angkatan Udara (Danlanud) Palembang, Letkol Pnb Sapuan beserta jajarannya.

Menurut Sapuan, pesawat militer Jepang yang melakukan pendaratan di bandara SMB II itu, biasa mengangkut perdana menteri Jepang. Pesawat mendarat di Palembang dalam pelatihan kegiatan navigasi penerbangan.

“Pelatihan kegiatan navigasi penerbangan pesawat Japan Air Self-Defense Force, rute penerbangannya dari Cairns Australias tujuan Saporo Jepang,” ujarnya.

Dilanjutkan Sapuan, dalam rutenya ada kegiatan navigasi penerbangan yang berada di wilayah Indonesia.

“Palembang menjadi satu-satunya lokasi di Indonesia tempat pendaratan navigasi. Pendaratan di bandara Palembang ini sebagai pengujian navigasi pesawat. Sesuai rencananya, besok pagi (hari ini) sekitar pukul 08.00 WIB, pesawat militer Jepang ini kembali lepas landas sesuai rutenya,” terangnya.

Dari pantauan di lapangan, pesawat yang memiliki nama resmi Seifu Senyo Ki atau Japanese Air Force atau dikenal dengan sebutan Japan Air Self-Defense Force dengan registrasi 20-1101, mendarat dengan mulus tanpa hambatan atau kendala.

Pendaratan pesawat militer milik Pemerintahan Jepang yang biasa berpenumpangkan perdana menteri Jepang, bahkan anggota keluarga kerajaan kekaisaran Jepang ini merupakan bagian dari pelatihan navigasi penerbangan.

Dengan didukung cuaca baik, pendaratan pesawat tersebut berjalan tanpa adanya kendala yang serius. Major Fumio Hara sebagai pilot pesawat Japan Air Self-Defense Force, tanpa kesulitan saat melakukan pendaratan untuk pertama kalinya di Bumi Sriwijaya Palembang.

Tampak saat parkir di landasan bandara, pesawat berbodi yang sangat besar dengan tipe boeing 747-400, begitu mencolok keberadaannya.

Pesawat yang dominan berwarna putih dengan lis warna merah dan pada bagian ekor pesawat tampak jelas bendera Negara Jepang dengan lingkaran bulat berwarna merah, menjadi perhatian bagi penumpang pesawat lainnya yang sedang berada di bandara.

Pesawat Japan Air Self-Defense Force pun langsung ditempatkan pada parkiran khusus. Kemudian sebanyak tiga mobil tanki berisikan bahan bakar minyak pesawat, melakukan pengisian bahan bakar pesawat.

 

TEKS        : ARDHY FITRIANSYAH

EDITOR    : FJ ADJONG




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *