8 Mantan Dewan dan Dosen Bersaing Rebut 5 Posisi Pakar Dewan DPRD OI

DPRDINDRALAYA – Sejak dibuka pendaftaran untuk menjadi anggota pakar dewan di DPRD OI pada 9 Februari lalu, ada puluhan pendaftar yang bersaing ketat untuk memperebutkan jatah lima posisi.

Informasi yang didapat, nama-nama tersebut yakni ada mantan Ketua DPRD OI, Iklim Cahya, mantan anggota dewan Musleh Qori, M. Ridho, Firdausa Nawawi, M. Sirojudin, Sudarta Salman dan Iskandar Sabani. Selain itu, ada dua dosen yakni  Dr Faisal Burlian, dosen IAIN dan Dosen Universitas Palembang (Unpal), Dr Eni Agustina. Ada juga mantan Asisten II Pemkab OI, H.Rusdi Malika, SH MSi. Disamping nama-nama tersaebut, ada puluhan lagi masyarakat umum yang ikut mendaftar.

Sekretarisa Dewan (Sekwan), Baihaki didampingi Kabag Persidangan, Ansori, Kamis (12/2), mengatakan, panitia khusus seleksi (Pansusel), dewan pakara telah membuka pendaftaran pada 9-13 Februari. Saat ini, lanjutnya, ada puluhan pelamar yang diantaranya terdapat mantan anggota dewan OI dan OKI, dosen serta masayarakat umum. “Ya, sudah ada puluhan pelamar yang sudah masuk ke Pansusel dewan pakar. Nanti tanggal 17 akan rapat dan dirumuskan kembali teknisnya,” ungkapnya.

Sekwan menambahkan, untuk anggota Pansusel terdiri dari 18 orang termasuk tiga pimpinan dewan dan sekwan. “Selain itu juga anggota dewan dimana setiap fraksi masing-masing dua orang yang mewakili. Dari puluhan pelamar, hanya ada lima pendaftar yang diterima,” ujarnya.

Lanjut Sekwan, para dewan pakar tersebut untuk memenuhi kebutuhan alat kelengkapan dewan yang juga tertuan dalam PP No 16 2010 tentang Pedoman Penyusunan Peraturan  DPRD tentang tatip DPRD. “Ini kan sifatnya insidental dan bukan permanen. Sewaktu-waktu bisa tidak digunakan lagi. Untuk gaji disesuaikan. Peraturan Bupati (Perbub). Untuk gaji pertriwulan, tergantung anggaran kas,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPRD OI, Drs Ahmad Yani mengatakan, pihaknya secepatnya akan melakukan rapat internal terkait pelaksaanaan seleksi.

“Pada 17 Februari mendatang kita nanti rapat internal untuk teknis seleksi pelamar. Sepenentuan jadwal keseluruhannya. Timsel tidak mengunakan orang luar melainkan dari lingkungan dewan,” singkatnya.

 

Teks     : Junaedi Abdillah

 




Leave a Reply

Your e-mail address will not be published. Required fields are marked *

Web development by oktopweb.com