Terima SK Bodong Puluhan PNS tak Bisa Kerja

KAYUAGUNG – Banyak jalan yang ditempuh orang untuk bisa mewujudkan impiannya menjadi seorang PNS. Mulai dari cara yang baik bahkan hingga praktek “kotor”.

Sebanyak 20-an orang lebih di Kecamatan Pedamaran, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) menerima SK pengangkatan bodong, yang berakibat nasibnnya terkatung-katung.

Mereka ini tidak bisa bekerja karena pada SK itu tidak tertulis dimana penempatan yang bersangkutan ditugaskan.

Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah (BKD), Imam Sauri, melalui Sakretarisnya, Hajar, tak menampik ada sekitar 20-an orang, khususnya di wilayah Pedamaran yang saat ini memiliki SK bodong itu. Namun pihaknya membantah kalau SK itu dikeluarkan pihak BKD.

“Ya kami juga terima informasi itu. Jelas SK itu bodong, kalau tidak tertulis pada SK itu dimana penempatan dia ditugaskan,” ungkapnya.

Hajar menjelaskan, SK asli biasanya tertulis penempatan seseorang dimana dia akan bertugas, dan juga tertera gajinya pada SK itu.

“Jadi kalau tidak ada penempatan dan gaji pasti bodong,” jelasnya.

Dikatakan Hajar, mengenai kasus SK bodong ini dirinya mengakui pernah menjadi saksi saat dipanggil di Polres sebanyak puluhan SK bodong yang ditemukan.

“Dari hasil pemeriksaan orang yang membuat SK itu telah ditetapkan tersangka,” terangnya.

Mengenai SK bodong tersebut, menurut Hajar, diduga diterbitkan oknum yang sudah piawai dalam hal kepegawaian.

“Tapi tidak mesti harus berasal dari BKD. Saya pikir ada keluarganya yang PNS jadi SK itu ditirukannya untuk membuat SK bodong tersebut,” jelasnya.

Sementara informasi yang dihimpun Kabar Sumatera, dari salah seorang sumber, setidaknya untuk di Kecamatan Pedamaran ada puluhan orang yang diduga memiliki SK bodong. Akibat hal itu mereka yang selama ini memimpikan menjadi PNS, tak bisa juga bekerja karena tidak tahu dimana mereka ditempatkan.

Diduga mereka telah membayar sejumlah uang kepada oknum tidak bertanggung jawab untuk mendapatkan SK menjadi PNS tersebut yang ternyata didapat tak lain SK bodong.

 

TEKS         : DONI AFRIANSYAH

EDITOR     : FJ ADJONG

 


TAG


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *