Akibat Konsleting Listrik, 15 Rumah di Gandus Hangus Dalam Sekejap

Lima belas rumah warga berbahan kayu yang terdiri 18 Kepala Keluarga (KK) ludes dilalap si jago merah di Jalan Kadir, Lorong Terusan, RT 35, Kelurahan 36 Ilir, Kecamatan Gandus, Rabu (4/2) pukul 14.15 WIB. Foto: Ferry Hotman

Lima belas rumah warga berbahan kayu yang terdiri 18 Kepala Keluarga (KK) ludes dilalap si jago merah di Jalan Kadir, Lorong Terusan, RT 35, Kelurahan 36 Ilir, Kecamatan Gandus, Rabu (4/2) pukul 14.15 WIB.
Foto: Ferry Hotman

PALEMBANG – Lima belas rumah warga berbahan kayu yang terdiri 18 Kepala Keluarga (KK) ludes dilalap si jago merah di Jalan Kadir, Lorong Terusan, RT 35, Kelurahan 36 Ilir, Kecamatan Gandus, Rabu (4/2) pukul 14.15 WIB.

Hampir dua jam lebih delapan mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) dikerahkan guna memadamkan si jago merah. Hingga api padam, dalam kejadian ini tidak ditemukan adanya korban jiwa, namun barang-barang yang ada didalam rumah-rumah itu ludes semua.

Adapun lima belas rumah tersebut antaralain milik Asmawati terdiri dua kepala keluarga (KK), Cek Din tiga pintu, Wani satu KK, Asmarudin Model dua KK, Yudi satu KK, Zubaidah tiga KK, Nubi satu KK, Harun satu KK, Ayik satu KK, Madon satu KK, Eman satu KK, Rohaya Noni satu KK, M Sukri satu KK, Yuli Fatimah (Mak Nyak) satu KK, dan terakhir Angkut satu KK.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun Kabar Sumatera, penyebab kebakaran tersebut diduga bermula dari konslet listrik di rumah milik Yuli Fatimah alias Mak Nyak yang saat itu dalam keadaan kosong dan kemudian menyambar 14 rumah yang berada di sekitarnya.

Dari belasan rumah yang hangus milik warga itu, terdapat bedeng tiga pintu yang dihuni anak yatim piatu. Dimana dalam bedeng tersebut berisi delapan orang anak yatim piatu. Mereka masih ada yang berstatus pelajar jenjang SD dan SMP.

“Bedeng saya itu diisi delapan orang anak yatim piatu ada yang masih sekolah. Bedeng saya itu terbuat dari material kayu dan papan, namun bedeng saya itu bukan Panti Asuhan, saya hanya menolong anak-anak yang ditinggal bapak atau ibunya saja yang tidak mampu,” jelas Pemilik Bedeng Tiga Pintu Bahrudin (57), saat ditemui di lokasi kejadian.

Korban pemilik rumah, Wani (57) menyebutkan, api pertama kali muncul dari rumah Mak Nyak dan rumah itu kosong tidak ada yang menghuninya, pasalnya Mak Nyak sedang ada di dalam penjara.

“Kosong tidak ada orang di sana, lagi dipenjara orangnya. Barang berharga yang ada di dalam rumah saya tidak ada yang selamat Pak, hanya baju dan celana yang saya pakai ini lah,” keluhnya.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Gandus Ipda Suldani mengatakan, api berasal dari rumah salah satu warga yang diduga konsleting listrik, “Saat ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut atas musibah ini. Namun, untungnya tidak ada korban jiwa dalam kebakaran ini,” tuturnya.

Terpisah, Plt Walikota Palembang Harnojoyo yang langsung datang ke lokasi kejadian ikut turut berduka atas musibah ini, dalam kehadirannya di sana ia akan memberikan bantuan kepada korban kebakaran ini berupa tenda untuk tempat tinggal sementara.

“Hari ini (kemarin-red) ada 15 rumah dengan 18 KK yang terkena musibah kebakaran. Kita akan mendirikan tenda terlebih dahulu disesuaikan dengan keluarga korban yang bersangkutan dan nanti akan membawa makanan siap makan dan selimut,” kata Harnojoyo.

Ungkap Harnojoyo, Pemkot melalui Dinas Pemadam Kebakaran Kota Palembang secara sigap dalam waktu cepat langsung mengatasi kebakaran ini. Selain itu, kerugian pada masyarakat mulai dari surat-surat penting akan diganti.

“Masalah surat-suratnya, KK dan yang penting-penting nanti kita ganti semua. Camat di sini akan mendata semuanya terlebih dahulu. Kita himbau, bagi keluarga korban yang para anaknya masih sekolah agar tetap sekolah,” tuturnya.

 

TEKS       : OSCAR RYZAL

EDITOR   : RINALDI SYAHRIL

 




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *