Penderita DBD di koa Lubuklinggau Meroket Tajam

LUBUKLINGGAU – Kurang dari satu bulan ini penderita Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Lubuklinggau meroket tajam dari 0 menjadi 10 orang, terhitung selama dari 1-29 Januari 2015.

Kepala Dinas Kesehatan Lubuklinggau,dr RM Nawawi Akib kepada Kabar Sumatera menerangkan bahwa pada Desember penderita DBD masih nol dan sampai 29 Desember meroket tajam diangka 10.

“Sangat mengejutkan, dari tadinya tidak ada tiba-tiba sekarang sudah 10 orang yang menderita demam berdarah, ini disebabkan faktor cuaca dan banyaknya sarang nyamuk,” kata Nawawi kemarin.

Satu dari 10 penderita tersebut, terang dia, dirujuk ke rumah sakit Palembang, karena selama pengobatan di Lubuklinggau tidak mendapatkan kesembuhan.

“Awalnya dia itu dideteksi tipes,tapi pas dibawa ke Palembang kemarin, ternyata hasilnya positif DBD,” ujar Nawawi.

Diterangkanya, para penderita DBD saat ini menjalani rawat jalan selama proses penyembuhan penyakit, namun apabila kian parah dilakukan rawat inap dan ada kemungkinan dirujuk ke Palembang.

Ia menghimbau agar seluruh masyarakat Kota Lubuklinggau melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSM) dan M3 plus dilingkungan masing-masing,guna membunuh jentik-jentik nyamuk.

“Fogging terus kita lakukan, tapi lebih bagusnya masyarakat melakukan PSM dan M3 Plus, karena fogging hanya membunuh nyamuk dewasa saja,” tambahnya.

Sebagai langkah pemberantasan jentik nyamuk DBD, dalam waktu dekat Dinas Kesehatan Lubuklinggau bersama Forum Pemuda Peduli Sehat (F-PPS) Lubuklinggau bekerjasama mensosialisasikan kepada masyarakat tentang PSM dan M3 Plus dan menggulirkan program bhakti lingkungan.

” Para kader F-PPS akan kita bekali dulu, setelah itu mereka menyampaikan kepada masyarakat, dan kita jadwalkan bersama kebersihan lingkungan wilayah rawan DBD, nanti mereka yang jadi pelopornya,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Harian F-PPS Lubuklinggau, Junairi usai audiensi dengan Kepala Dinas Kesehatan Lubuklinggau menegaskan, Minggu (1/2) seluruh kader akan dijadwalkan pembekalan mengenai DBD dan cara pencegahanya oleh tim Dinas Kesehatan.

“Insyaallah mulai Senin depan secara maraton kita akan sosialisasikan ke masyarakat mengenai DBD dan cara pencegahanya, dan pada 22 Februari 2015 kita akan melakukan Bhakti Lingkungan membersihkan sarang-sarang nyamuk seperti digenangan air, Got,sampah-sampah dan lain sebagainya,” katanya.

 

TEKS           : SRI PRADES

EDITOR       : FJ ADJONG




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *