Usai Nonton SFC vs Arema, Geng Motor Bacok Korbannya

PALEMBANG – Keganasan komplotan geng bermotor kembali terjadi, tidak hanya merampas sepeda motor korbannya, kawananan geng motor ini tidak segan-segan dengan membabi buta membacok korbannya hingga terluka parah.

Namun berkat kesigapan petugas yang sedang berpatroli, tersangka kawanan geng motor ini berhasil diringkus. Kini untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, empat anggota geng motor yang masih berstatuskan pelajar Sekolah Menengah Keatas (SMA) dan Sekolah Menengah Pertama (Pertama) ini mendekam dibalik jeruji penjara.

Penangkapan geng motor ini, bermula dari petugas Polsekta Ilir Barat I Palembang yang melakukan patroli, saat melintas di Jalan Ogan Kecamatan Ilir Barat I, petugas melihat korban sudah tergeletak dengan tubuh penuh luka, melihat kejadian tersebut petugas langsung mengejar kawanan geng motor dan berhasil menangkap empat orang yang benama JK (16), AA (15), DE (16) dan PE (15).

Namun sayang dari puluhan anggota geng motor, petugas hanya berhasil meringkus empat orang tersangka, tidak hanyak berhasil menangkap empat geng motor, petugas juga menyita barang bukti sepeda motor milik tersangka dan berbagai jenis senjata tajam (Sajam).

Diceritakan salah seorang tersangka, menuturkan pristiwa tersebut terjadi saat mereka pulang dari menonton pertandingan bola antara SFC vs Arema, melihat korbannya melintas di Tempat Kejadian Perkara (TKP), pimpinan geng motor memerintahan untuk membacok dan merampas motor korbannya.

“Jumlah kami banyak, jadi diperintahkan pimpanan geng motor untuk menyerang. Nanti ada yang menyerang, yang menghadang dan ada yang mengambil barang korban,” kata JK yang merupakan pelajar SMA Swasta di Palembang ini.

Menurutnya, tidak tahu jika itu gerombolan remaja ataupun suporter. Sehingga, bila diperintahkan untuk langsung menyerang kelompok ini langsung akan menyerang. “Pokoknya itu semua yang dikatakan pimpinan musuh, kalau diperintahkan serang ya kami menyerang,” katanya.

Sementara itu, Kepala Kepolisian Resort Kota (Polsekta) Ilir Barat I Palembang, Komisaris Polisi (Kompol) Budi Santoso, mengatakan untuk saat ini pihaknya hanya berhasil menangkap empat orang tersangka dan masih memburu kompoltan geng motor lainnya yang kini identitasnya sudah diketahui.

“Para pelaku tidak segan melukai korbannya. Sasaran mereka adalah pasangan muda yang tengah berpacaran dan anak muda yang nongkrong di tempat-tempat sepi. Dengan sedikit ancaman para pelaku menggondol kendaraan bermotor milik korbannya,” bebernya, Rabu (28/1).

Kini polisi menjerat semua pelaku dengan pasal 365 tentang pencurian dan kekerasan, serta Undang-undang darurat tentang kepemilikan senjata tajam dengan ancaman penjara di atas 10 tahun.

 

Teks     : Oscar Ryzal

Editor   : Junaedi Abdillah




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *