Nasib Honorer K2 Masih “Digantung” BKN

EMPAT LAWANG – Nasib honorer Kategori Kedua (K2) Kabupaten Empatlawang belum jelas, Surat Keputusan (SK) dan Nomor Induk Pegawai (NIP) para calon abdi negara tersebut masih digantung Badan Kepegawaian Nasional (BKN).

Informasi dihimpun Kabar Sumatera menyebutkan, setelah lulus seleksi sekitar 2013 lalu, setidaknya 228 honorer K2 melengkapi berkas dan pengajuan NIP ke BKN. Namun setelah hampir dua tahun, belum juga ada kejelasan kapan akan diterbitkan SK dan pelantikan.

Diduga keterlambatan NIP karena sejumlah berkas dianggap Tidak Memenuhi Syarat (TMS). Ada juga gejolak, terkait beredarnya informasi berkas palsu diajukan honorer K2 Empat Lawang ke BKN.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Empat Lawang M Azhari ketika dikonfirmasi tak menampik ada keterlambatan NIP dan SK honorer K2. Namun kata dia, sejauh ini masih dalam proses penerbitan NIP di BKN.

Ia pun memastikan BKD Empat Lawang sudah berupaya maksimal, tidak bermaksud menghambat atau acuh terkait pengurusan NIP honorer K2 yang lulus seleksi CPNS.

“Kita tunggu saja, kami juga sudah koordinasi mungkin Februari nanti sudah bisa pelantikan,” ungkap Azhari, kemarin (27/1).

Diakui Azhari, menerbitkan NIP dan penentuan Memenuhi Standar (MS) atau TMS berkas honorer K2 itu kewenangan BKN dan bukan BKD menentukan. Ini mengacu pada Peraturan Pemerintah (PP) nomor 48 tahun 2012 tentang pengangkatan tenaga honorer K1 dan K2.

“Ada beberapa penyebab ditetapkan TMS, misalnya honorer K2 mengajar di sekolah swasta atau pindah-pindah Kabupaten/kota saat mengabdi. Padahal ketentuannya mengabdi minimal 2003 hingga sekarang tidak terputus,”jelas Azhari.

Lambannya proses NIP dan SK menuai pertanyaan, sejumlah honorer K2 Empat Lawang bingung sudah hampir dua tahun menunggu tapi tidak ada kejelasan pasti.

“Hampir dua tahun kami menunggu, kapan terbitnya SK dan dilantik,” tanya salah seorang Honorer K2 menolak disebut namanya.

Honorer K2 tadi mengaku, jika ada rekannya bermasalah atau berkasnya tidak memenuhi syarat setidaknya ada transparansi dari BKD Empat Lawang. Jangan ada kesan gara-gara kesalahan segelintir orang, semua kena imbasnya harus digantung kejelasan.

“Kami sudah melengkapi berkas sesuai ketentuan, takutnya nanti tidak dilantik,”tukasnya.

 

TEKS        : SAUKANI

EDITOR    : FJ ADJONG

 




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *