Hindari Narkoba dengan Cara Berkreativitas

PALEMBANG – Banyak cara bagi sekolah untuk mencegah siswanya dari narkoba. salah satunya dengan mengajak siswa berkreativitas dan melakukan kegiatan positif. Hal inilah yang dilakukan di SMA) Muhammadiya 1 Palembang, pada pekan-pekan ini.

Musliha Fauzi, Bagian Kesiswaan SMA Muhammadiyah 1 mengatakan, dalam pencegahan narkoba ini, siswa akan diikutsertakan dalam lomba antar sekolah, baik lomba puisi, pidato dan lomba lain yang berkaitan dengan pencegahan narkoba. Temanya “Sekolah Sehat Mandiri dan Bebas Narkoba”.

“Kita ajarkan kepada anak untuk mencegah bahaya narkoba. Salah satunya dengan mengikuti lomba pusi, pidato, yel-yel tentang bahaya narkoba. Jadi siswa akan lebih mengetahui bahaya narkoba itu,” katanya.

Ia menjelaskan, kegiatan ini nantinya akan digelar pada bulan depan,  yang diadakan oleh Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) di kampus Universitas Muhammadiyah Palembang (UMP).

Musliha menambahkan, lomba ini nantinya akan diikuti 50 Sekolah, seperti SMA atau Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), baik negeri maupun swasta. Dari 50 sekolah yang ikut serta, 4 diantaranya sekolah berasal dari luar kota Palembang.

“Nanti banyak sekolah yang ikut serta dalam lomba ini. Tapi kalau untuk disini kita akan adakan lomba khusus untuk sekolah yang kemudian nanti akan mewakili SMA Muhammadiyah,” ujarnya.

Musliha menambahkan, seperti yang diketahui, banyak para remaja yang menggunakan narkoba, bahkan dari kalangan sekolah yang dipengaruhi dari lingkungan, sehingga agar siswa tidak terlibat, maka perlu diadakan pencegahan terlebih dahulu. “Makanya kita siap untuk mencegah, agar anak terhindar dari narkoba. Salah satu caranya ya membuat mereka meningkatkan kreativitas yang positif,” jelasnya, sembari menegaskan kalau di SMA Muhammadiyah 1, tidak ada anak yang terlibat narkoba.

Selain mengajak anak-anak berkreativitas, sekolah telah bekerja sama dengan pihak Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Smumatera Selatan (Sumsel). “Jadi kita juga ada kerja sama dengan pihak BNN. Makanya ada jadwal untuk anak diberikan pengetahuan tentang bahaya narkoba yang dibimbing langsung oleh BNN. Alhamdulillah sampai hari ini siswa kita tidak ada yang terjaring, dan mudah-mudahan sampai selanjutnya,” jelasnya.

Musliha juga menyesalkan terhadap banyaknya narkoba menyebar ke sejumlah kota dan desa. Oleh sebab itu hal ini harus dicegah sejak dini diantaranya melalui kegiatan ini. Apalagi sekarang jelas Musliha, banyak narkoba yang sudah dibuat dalam berbagai bentuk, yang dicampur obat-obatan lain, sehingga sudah sangat membahayakan para remaja, terutama siswa. “Yang sekarang ini namanya narkoba, sudah masuk dengan suplemen obat, seperti obat pelangsing sehingga tanpa disadari sudah digunakan, makanya kita perlu hati-hati,” katanya.

TEKS        : ANDI HARYADI

EDITOR    : IMRON SUPRIYADI

 




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *