Timsus Buru Pelaku Pembunuhan Anggota Brimob Sumsel

PALEMBANG – Untuk menggungkap siapa pelaku pembunuhan terhadap Brigadir Polisi (Brigpol) Barry, yang merupakan anggota Brimob Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan (Sumsel), Polda Sumsel membentuk tim khusus (Timsus) untuk memburu pelaku.

“Tim khusus yang dibentuk ini beranggotakan anggota buser dan Resmob Brimob Polda Sumsel. Mereka akan kerja,” ungkap Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sumsel, Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) R Djarod Padakova, Selasa (27/1).

Lanjut Djarod, peristiwa tewasnya Barry memang tengah diproses hukum oleh penyidik Polres Mura. Namun, Polda Sumsel ikut membantu memburu pelaku yang kuat dugaan lebih dari satu. Sebab itulah, Polda Sumsel membentuk tim khusus.

“Saat ini tim khusus tersebut masih berada di lapangan untuk memburu pelaku. Setelah peristiwa berlangsung, tim sudah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di lokasi kejadian. Selain itu, tim juga sudah menanyakan keterangan sejumlah saksi yang dinilai mengetahui adanya kejadian ini,” bebernya.

Disinggung apakah sudah ada identitas pelaku yang dikantongi penyidik, Djarod menjawab sampai saat ini belum ada. Sebab itulah, tim masih berupaya keras mecari identitas pelaku untuk selanjutnya ditangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku.

Terkait apa kepentingan Barry berada di lokasi kejadian, Djarod mengatakan, Polda Sumsel bersama Brimob Polda Sumsel masih mendalaminya. Pasalnya, Barry yang tercatat sebagai anggota Subden 2 di Ogan Ilir sama sekali tidak ada kepentingan di lokasi kejadian.

Ia juga sebelumnya sudah meminta izin sakit kepada kepala satuan di Ogan Ilir untuk tidak masuk kerja, namun nyatanya diketahui malah berada di lokasi kejadian dengan kondisi sudah tidak bernyawa. “Belum kita ketahui apa kepentingan korban di lokasi kejadian. Sampai saat ini masih kita cari tahu,” kata Djarod.

Seperti diketahui, Barry tewas saat berada di pos satpam L41 PT Bina Sain Cemerlang Desa Sungai Pinang Muara Lakitan, Kabupaten Musi Rawas (Mura), Jumat (23/1) pagi.

Ia tewas diduga karena dikeroyok tujuh warga dan menderita dua luka tusuk di bagian leher. Sebelum tewas, Barry berangkat dari Palembang hendak menuju ke salah satu perusahaan yang ada di lokasi kejadian.

 

Teks          : Oscar Ryzal

Editor        : Junaedi Abdillah




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *